ALA Menunggu Waktu: Konsolidasi KP3ALA Teguhkan Perjuangan Pemekaran di Era Presiden Prabowo

REDAKSI

- Redaksi

Minggu, 5 Oktober 2025 - 01:35 WIB

201,515 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii |Medan, Sumatera Utara – Sabtu, 4 Oktober 2025 – Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3ALA) menggelar konsolidasi akbar sekaligus pengukuhan kepengurusan tingkat pusat dan daerah di Aula Asrama Haji Medan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan semangat perjuangan masyarakat kawasan tengah dan tenggara Aceh menuju lahirnya Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA).

Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian tertib acara mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan isi petikan surat keputusan KP3ALA Pusat, kata-kata pengukuhan, penandatanganan pakta integritas oleh masing-masing KP3ALA kabupaten/kota, penyerahan pataka, hingga ditutup dengan doa bersama dan Shalawat Badar.

Konsolidasi akbar ini dihadiri oleh sejumlah tokoh berpengaruh yang selama ini konsisten memperjuangkan pemekaran ALA, di antaranya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Drs. H. Syahbudin, BP, MM – Tokoh inisiator pemekaran ALA

Nilawati Mustafa M. Tamy – tokoh perempuan dan istri mantan Bupati Aceh Tengah

Prof. Dr. Rahmat Salam, M.Si – Ketua Umum KP3ALA Pusat

Drs. H. Armen Desky, MM – Ketua Dewan Pembina KP3ALA Pusat

Zam Zam Mubarak – Ketua Umum KP3ALA Kabupaten Aceh Tengah

Selain itu, hadir pula para pengurus KP3ALA dari kabupaten/kota se-kawasan ALA, yakni Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Kota Subulussalam, dan Aceh Singkil.

Momentum penting dalam acara ini adalah pengukuhan resmi kepengurusan KP3ALA periode 2025–2030. Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua KP3ALA Pusat dengan penyerahan surat keputusan serta pataka KP3ALA kepada perwakilan setiap kabupaten/kota.

Setelah pengukuhan, seluruh pengurus daerah menandatangani Pakta Integritas. Dokumen tersebut berisi komitmen bersama untuk:

 

1. Berperan aktif dalam perjuangan pemekaran ALA.

2. Tidak terlibat dalam perbuatan tercela yang dapat merusak perjuangan.

3. Tidak meminta atau menerima suap maupun pemberian yang berpotensi menggagalkan perjuangan.

4. Menjadi teladan dalam kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

5. Menjunjung transparansi, kejujuran, objektivitas, dan akuntabilitas dalam tugas.

6. Menghindari konflik kepentingan dalam perjuangan.

Dalam sambutannya, Drs. H. Syahbudin BP menegaskan bahwa pemekaran ALA bukan hanya aspirasi masyarakat setempat, tetapi juga kebutuhan strategis nasional.

> “Sudah hampir 20 tahun Aceh menikmati dana otonomi khusus, tetapi faktanya Aceh masih berada di posisi provinsi termiskin di Sumatera. Pemekaran ALA adalah solusi nyata untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, dan mengoptimalkan pengelolaan potensi daerah,” ujarnya.

Menurut Syahbudin, wilayah ALA menyimpan potensi luar biasa, mulai dari Gunung Leuser sebagai paru-paru dunia, hingga kopi arabika Gayo dan kakao berkualitas internasional. Jika dikelola secara baik dan berkelanjutan, kawasan ini berpotensi menjadi salah satu provinsi terkaya di Indonesia.

Para tokoh KP3ALA menilai perjuangan pemekaran kini memasuki fase terbaik. Sebab, program pemekaran daerah masuk dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional).

Ketua Umum KP3ALA Aceh Tengah, Zam Zam Mubarak, menyebut bahwa pemekaran ALA adalah kebutuhan mendesak.

> “Pemekaran ini bukan hanya soal pemerataan pembangunan, tetapi juga bagian dari kepentingan strategis nasional. ALA akan memperkuat pertahanan, mempercepat pembangunan, dan menambah semangat baru bagi masyarakat Aceh bagian tengah dan tenggara,” katanya.

Kawasan ALA bukan hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga memiliki nilai historis dan strategis sebagai poros pertahanan nasional sejak masa kerajaan hingga era kemerdekaan. Dengan terbentuknya provinsi baru, diharapkan masyarakat ALA mendapatkan pelayanan publik yang lebih dekat, pembangunan yang lebih merata, serta kesejahteraan yang meningkat.

Konsolidasi akbar ini meneguhkan bahwa perjuangan ALA bukan sekadar wacana, melainkan agenda serius yang telah mendapatkan dukungan luas, baik dari masyarakat lokal maupun dari pemerintah pusat.

 

✨ Dengan semangat persatuan, pengukuhan ini menjadi tonggak penting menuju lahirnya Provinsi Aceh Leuser Antara, simbol harapan baru bagi masyarakat Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Subulussalam, dan Aceh Singkil.

Berita Terkait

Lapas Perempuan Medan Gelar Tes Urine Berkala untuk Pegawai Dan Warga Binaan
Dirjen Pemasyarakatan, Dan Ka’rutan  labuhan Deli Serta Rombongan lainya  Tinjau Langsung Ke UPT Terdampak Banjir Di Sumatera Utara
Pasca Bencana, Pemko Langsa Salurkan Bantuan Tunai dan Pangan Secara Menyeluruh
Dalam Keadaan Terendam Banjir, Dirjenpas Kunjungi Lapas Narkotika Langkat, Pastikan Pelayanan Bagi Warga Binaan Terpenuhi
Lapas Padangsidimpuan Gelar Pengajian Jumat Rutin, Ustadz M. Ali Subur Harahap Sampaikan Kajian tentang Syarat Sah Shalat
Peserta Magang Batch II Lakukan Observasi Tanaman Cabai Dan Jagung Di Kebun Lapas Padangsidimpuan
PT.Eliot Luther Indonesia Tembus Wilayah Paling Terisolir Di Bener Meriah, Bantuan Diserahkan Di Tengah Akses Putus Total
Kejati Sumut Kunjungan Kerja ke Kantor Kejari Toba

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:12 WIB

Lapas Perempuan Medan Gelar Tes Urine Berkala untuk Pegawai Dan Warga Binaan

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:42 WIB

Dirjen Pemasyarakatan, Dan Ka’rutan  labuhan Deli Serta Rombongan lainya  Tinjau Langsung Ke UPT Terdampak Banjir Di Sumatera Utara

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:16 WIB

Dalam Keadaan Terendam Banjir, Dirjenpas Kunjungi Lapas Narkotika Langkat, Pastikan Pelayanan Bagi Warga Binaan Terpenuhi

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:07 WIB

Lapas Padangsidimpuan Gelar Pengajian Jumat Rutin, Ustadz M. Ali Subur Harahap Sampaikan Kajian tentang Syarat Sah Shalat

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:21 WIB

Kejati Sumut Kunjungan Kerja ke Kantor Kejari Toba

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Dirjen Pemasyarakatan Tinjau Lapas Kelas I Medan, Pastikan Situasi Aman Dan Terkendali

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:47 WIB

Hadir Untuk Masyarakat: Polda Sumut Bersihkan Sekolah dan Masjid Terdampak Longsor di Garoga

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:41 WIB

Polri Dirikan Posko Kesehatan, Keamanan hingga Dapur Lapangan untuk Warga Terdampak Banjir Tapsel

Berita Terbaru