TLii >>> Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya menurunkan seluruh jajaran pejabatnya ke lapangan untuk memantau langsung pelaksanaan Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) yang digelar serentak di seluruh gampong, Senin (13/10/2025).
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., ME bersama Wakil Bupati Hasan Basri, ST., MM menegaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga agar proses demokrasi di tingkat gampong berjalan lancar, aman, dan tertib.
“Pelaksanaan Pilchiksung adalah bagian penting dari tata kelola pemerintahan gampong yang demokratis dan berintegritas. Kami ingin memastikan prosesnya berjalan jujur, adil, dan kondusif,” ujar Bupati Sibral Malasyi.
Untuk memastikan pengawasan berjalan maksimal, Pemkab Pidie Jaya membentuk delapan tim monitoring yang disebar ke seluruh kecamatan. Masing-masing tim dipimpin oleh pejabat tinggi daerah, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, hingga para Asisten dan Staf Ahli Bupati.
Berikut pembagian tim monitoring Pilchiksung di Pidie Jaya:
Bupati Sibral Malasyi memantau pelaksanaan di Kecamatan Bandar Dua dan Jangka Buya, didampingi Ka. DPMG, Plt. Sekretaris DPRK, Plt. Kadis Syariat Islam, Plt. Kadis Sosial, dan Kabag Prokopim.
Wakil Bupati Hasan Basri bertugas di Kecamatan Trienggadeng bersama Kepala Disperindagkop, Kepala DKP, Plt. Kadis LH, dan Plt. Kadis Pendidikan.
Sekdakab Pidie Jaya, Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., M.PH memantau di Kecamatan Meureudu bersama Kepala BPKK, Kalak BPBD, dan Plt. Kesbangpol.
Asisten II mengawasi di Kecamatan Bandar Baru, didampingi Kepala Dinas Pertanian, Plt. Kasatpol PP, dan Kepala Dinas Perhitungan.
Asisten III di Kecamatan Meurah Dua, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Kominfo, dan Plt. Staf Ahli Bidang Hukum.
Asisten I bertugas di Kecamatan Ulim bersama Kepala BKPSDM, Kepala DPMPTSP, Direktur RSUD, dan Plt. Staf Ahli Bidang Perekonomian.
Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, SDM, dan Kerjasama bertugas di Kecamatan Pante Raja bersama Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dukcapil, dan Kepala Bappeda.
Selain melakukan monitoring, para pejabat juga diinstruksikan untuk berkoordinasi dengan unsur Muspika, Panitia Pilchiksung, serta aparat keamanan di masing-masing wilayah untuk mengantisipasi potensi gangguan.
Bupati Sibral berharap, pelaksanaan Pilchiksung tahun ini bisa menjadi contoh demokrasi lokal yang damai dan bermartabat.
“Walau situasi ekonomi belum sepenuhnya pulih, semangat kebersamaan harus tetap kita jaga. Mari sukseskan Pilchiksung di Pidie Jaya dengan semangat demokrasi yang sehat,” tutupnya. (JN)
































