“Saat Maaf Mengalahkan Dendam: Kasus Penganiayaan di Meurah Dua Berakhir Damai”

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 10:56 WIB

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii >>> PIDIE JAYA – Senja baru saja turun di Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, ketika dua keluarga yang sempat berselisih akhirnya duduk berhadapan. Wajah-wajah tegang mulai luluh, kata maaf mulai terucap, dan tangan yang sempat mengepal kini saling berjabat erat.

 

Di tengah suasana penuh haru itu, Polsek Meurah Dua, Polres Pidie Jaya, menjadi jembatan perdamaian melalui mekanisme Restorative Justice — sebuah pendekatan hukum yang menempatkan hati dan kemanusiaan di atas segalanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi, Senin (6/10/2025), menjelaskan bahwa perkara ini bermula dari laporan seorang perempuan, ZT, terhadap MN, terkait dugaan penganiayaan yang terjadi pada Jumat sore, 3 Oktober 2025.

 

Namun, berkat kebijaksanaan aparat dan peran tokoh gampong, proses mediasi berjalan dengan suasana kekeluargaan. Saksi, keluarga, dan perangkat gampong turut hadir menjadi saksi lahirnya perdamaian yang tulus.

 

“Pihak terlapor mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa. Ia juga bersedia menanggung biaya pengobatan serta memperbaiki sepeda motor milik pihak korban,” ungkap AKP Mahruzar dengan nada lega.

 

Sebagai wujud kedamaian, pihak korban pun mencabut laporan polisi dan menyatakan tidak akan menuntut di kemudian hari. Kedua belah pihak menandatangani kesepakatan, disertai komitmen untuk hidup damai dan saling menghormati.

 

Langkah ini menjadi bukti bahwa hukum bukan hanya tentang sanksi dan pidana, tetapi juga tentang pemulihan dan kemanusiaan. Restorative Justice telah menjadi jembatan bagi masyarakat untuk kembali bersatu, menjaga harmoni, dan menumbuhkan kepercayaan terhadap kehadiran Polri di tengah rakyatnya.

 

Malam itu, di Meunasah Bie, suara takbir kecil terdengar , Sebuah tanda bahwa kedamaian baru saja lahir—bukan dari ruang sidang, tetapi dari hati yang ikhlas untuk saling memaafkan. (JN)

 

Berita Terkait

Polres Pidie Jaya Perkuat Edukasi Karhutla, Satreskrim Bersama DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis
Hadir Humanis di Sekolah, Polres Pidie Jaya Tanamkan Nilai Disiplin dan Kamtibmas Lewat “Polisi Saweu Sikula
Rotasi Jabatan, Pemkab Pidie Jaya Lantik Puluhan Kepala Sekolah
Tgk Azhar Kiran dan MSS Rampungkan Tahap II, Ratusan Mushaf Hidupkan Syiar Islam Pasca Banjir
Respons Cepat dan Humanis, Polres Pidie Jaya Hadir di Tengah Musibah Warga
Breaking News | Diduga Kecelakaan, Sepeda Motor Misterius Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan Meureudu
YARA : Dugaan Penganiayaan Wabup Pidie Jaya Bukti Krisis Moral Pejabat Publik
Musrenbang RKPK 2027 Digelar, Pidie Jaya Fokus Infrastruktur dan Ekonomi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 20:08 WIB

Kalapas Binjai Sapa WBP, Tegaskan Disiplin dan Komitmen Lapas Bersih Narkoba

Sabtu, 25 April 2026 - 20:04 WIB

Patroli Skala Besar KRYD, Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut Hadir Jaga Kondusifitas Belawan

Sabtu, 25 April 2026 - 20:02 WIB

Seusama Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Balai Pengajian di Dayah Malem Diwa.

Sabtu, 25 April 2026 - 19:53 WIB

Polres Aceh Tenggara Amankan 4 Pelaku, Ratusan Paket Ganja Disita

Sabtu, 25 April 2026 - 19:42 WIB

Tinjut CC 110, Polsek Siantar Marihat Cek TKP Laporan Keributan di Jalan Melanthon Siregar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WIB

Wali Kota Lhokseumawe Bersama Ketua Forikan Salurkan Bantuan Benur Udang Vaname dari BPBAP Ujung Batee di Blang Mangat

Sabtu, 25 April 2026 - 18:14 WIB

Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Lansia di Aceh Utara Masih Menunggu Janji

Sabtu, 25 April 2026 - 17:46 WIB

Tidak Hanya Bangun Rumah Warga, Program TMMD 128 Juga Sasar Sarana Pendidikan di Alue Canang

Berita Terbaru