Foto Bersama:Peserta Sosialisasi dan Nara sumber berfoto bersama sesaat usai Acara Foto: ist. 5Januari 2026
TIMLINES INEWS Investigasi | Banda Aceh — Pemerintah Gampong Kopelma Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, menggelar kegiatan Sosialisasi Kebencanaan bagi masyarakat gampong dan warga sekitar, Senin (5 Januari 2026). Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang telah berjalan selama lima tahun terakhir sebagai wujud komitmen pemerintah gampong dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.
Geuchik Gampong Kopelma Darussalam, Ir. Eddi, menyampaikan bahwa sosialisasi kebencanaan berperan penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih siap dan sigap menghadapi situasi darurat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengurangan risiko bencana sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat.
“di Tahun ini kegiatan Sosialisasi itu diikuti oleh 40 peserta dan seluruh pembiayaan bersumber dari Dana Gampong Tahun Anggaran 2025,” ujar orang nomor Satu di Gampong Kopelma
Pada kesempatan tersebut, Geuchik Eddi juga menyoroti permasalahan drainase di sepanjang jalan utama menuju Kampus USK dan UIN ke arah Tungkop. Menurutnya, keberadaan kios-kios liar di atas saluran air menghambat fungsi drainase dan berpotensi menimbulkan genangan serta banjir saat hujan deras. Ia mengaku telah beberapa kali menyampaikan laporan dan surat kepada pemerintah kota, namun hingga kini belum mendapat tindak lanjut.
Peserta sosialisasi terdiri dari unsur aparatur gampong dan masyarakat. Dalam sesi diskusi, pendamping kecamatan Fadhli memberikan sejumlah masukan strategis terkait penguatan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat. Sementara itu, Sekretaris Gampong Kopelma Darussalam Sayet Hidjriansyah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman bencana seperti banjir, gempa bumi, dan kebakaran, serta mendorong pemahaman tindakan cepat dan tepat saat kondisi darurat.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia Mukhtar, yang juga merupakan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Banda Aceh.
Ia menekankan pentingnya pelaksanaan sosialisasi secara berkelanjutan dan mendorong agar ke depan kegiatan serupa dilengkapi dengan simulasi penanggulangan bencana.
Sosialisasi Bebencanaan ini menghadirkan narasumber Bersertifikasi Provinsi dibidangnya. di antaranya Ir. Tarmizi Umar (Kang Ojie), perintis Tagana Indonesia, yang menyampaikan materi melalui metode Forum Group Discussion (FGD) dan Table Top Exercise (TTX).
Selain itu, Narasumber dari Pemadam Kebakaran Aceh Besar, Fadil, memberikan edukasi penanganan kebakaran dikalangan rumah tangga, termasuk penggunaan APAR dan penanganan awal kebocoran gas LPG.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Gampong Kopelma Darussalam berharap masyarakat semakin tangguh, siap, dan sigap dalam menghadapi berbagai potensi bencana, guna mewujudkan lingkungan gampong yang aman dan berkelanjutan. *[Yahbit]


























