TIMELINES iNEWS Investigasi | Banda Aceh — Gubernur Aceh Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Reza Ferdian, S.STP., M.Si sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Aceh.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, Jumat malam (27/2/2026).
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari agenda strategis Pemerintah Aceh dalam memperkuat struktur birokrasi sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penunjukan Reza Ferdian sebagai Orang Nomor satu di Dinas Koperasi dan UKM Aceh dinilai tepat, seiring tantangan pembangunan ekonomi daerah yang menuntut kepemimpinan visioner dan berorientasi pada ekonomi kerakyatan.
Reza Ferdian dikenal sebagai sosok birokrat muda dengan etos kerja tinggi, disiplin, cekatan, serta pantang menyerah sebelum tugas tuntas.
Karakter tersebut membentuk reputasinya sebagai pejabat yang konsisten bekerja dan Tidak Hannya Mengambil Kebijakan di Dimeja Kerja Namun Aktif turun lapangan untuk memastikan secara dekat akan kebutuhan masyarakat.
Ia juga memiliki pengalaman lintas sektor pemerintahan yang menjadi bekal penting dalam mengemban amanah baru di sektor koperasi dan UMKM.
Sebelum dipercaya memimpin Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Reza Ferdian menjabat sebagai Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Ekonomi dan Sumber Daya Alam pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh. Dalam posisi tersebut, ia terlibat langsung dalam perumusan berbagai kebijakan strategis pembangunan ekonomi yang menyentuh kepentingan masyarakat kecil, termasuk pelaku usaha mikro serta komunitas rentan terdampak bencana.
Tidak hanya berpengalaman di bidang perencanaan pembangunan, Reza juga memiliki rekam jejak kuat di sektor sosial dan kebencanaan. Saat bertugas di Dinas Sosial Aceh sebagai Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, ia aktif membina Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Aceh.
Di bawah pembinaannya, Sebagai Organisasi Sidial Relawan Kemanusiaan dan Gugus Tugas Dibawah Pembinaan Dirjen Lindungan Dan Jaminan Sosial (PSKBA) Kementrian Sosial RI,peran relawan kemanusiaan ini semakin diperkuat dalam penanganan bencana, pendampingan korban, serta upaya pemulihan sosial pascabencana di berbagai wilayah Aceh.
Pelantikan ini menjadi sinyal komitmen Pemerintah Aceh untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan di Bumi Serambi Mekkah.
Kehadiran Reza Ferdian di pucuk pimpinan Dinas Koperasi dan UKM Aceh diharapkan mampu melahirkan terobosan kebijakan yang mendukung penguatan koperasi, peningkatan kapasitas UMKM, serta perluasan akses permodalan dan pemasaran bagi pelaku usaha rakyat.
Momentum tersebut juga dinilai strategis dalam mendukung implementasi program nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Program ini diarahkan untuk merevitalisasi koperasi desa dan kelurahan agar berkembang menjadi lembaga ekonomi modern, profesional, dan multifungsi, dengan tetap menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kemandirian masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru di sektor koperasi dan UMKM, Pemerintah Aceh menaruh harapan besar terhadap terwujudnya ekosistem usaha rakyat yang inklusif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah hingga ke akar rumput.
Dinas Koperasi dan UKM Aceh diharapkan tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga fasilitator dan mitra strategis bagi pelaku usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi Masyarakat Kecil Kedepan ke depan.*[]



























