Kadis Sosial Aceh Dampingi Kunker Menko PM ke SRMA I Aceh Besar, Perkuat Program Pengentasan Kemiskinan

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:38 WIB

50270 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama,Kunker Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat ke SRMA I Aceh Besar, Bersama Siswa-Siswi, Pejabat dan Instansi Terkait, Selasa (31/03/2026) Dok. TLii

TIMELINES iNEWS Investigasi | KOTA JANTHO, ACEH BESAR — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, pada Selasa (31/3/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat pelaksanaan program Sekolah Rakyat (SR) sebagai bagian dari percepatan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Kegiatan dipusatkan di Sentra “Darussa’adah”, Desa Tingkeum, Kecamatan Darul Imarah, yang menjadi salah satu lokasi strategis dalam program pemberdayaan sosial dan pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan tersebut, Menko didampingi Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Aulia Rahman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, unsur Kementerian Sosial, serta jajaran pemerintah daerah dan lembaga terkait. Turut mendampingi Menko, Kepala Sentra “Darussa’adah” Aceh, Susi Mulyati, bersama Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 1 Aceh Besar, Ilza Satriadi.

Selain itu, sejumlah pemangku kepentingan daerah juga mengikuti kegiatan ini, termasuk perwakilan Dinas Pendidikan dan Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat provinsi dan kabupaten, yang berperan dalam penyediaan data sosial ekonomi sebagai dasar kebijakan.

Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Pemerintah pusat mendorong sinergi lintas sektor, khususnya antara bidang sosial dan pendidikan, guna memastikan program penanggulangan kemiskinan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dalam arahannya, Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam memutus rantai kemiskinan yang terjadi secara turun-temurun.

Ia menekankan bahwa penggunaan data yang akurat menjadi faktor utama dalam menentukan kebijakan yang tepat.

“Seluruh pihak harus bekerja secara terintegrasi. Data dari BPS menjadi dasar, sementara dinas terkait harus memastikan program berjalan dan menyentuh langsung masyarakat. Dengan demikian, upaya pengentasan kemiskinan dapat memberikan dampak nyata,” ujarnya.

Menko juga menyoroti peran Sekolah Rakyat sebagai instrumen penting dalam membangun kemandirian generasi muda, terutama bagi kelompok masyarakat kurang mampu.

Menurutnya, lembaga tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan formal, tetapi juga sebagai pusat pengembangan keterampilan dan kewirausahaan.

Pemilihan Sentra “Darussa’adah” dan SRMA 1 Aceh Besar sebagai lokasi kunjungan dinilai relevan karena keduanya memiliki peran strategis dalam rehabilitasi sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Model pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan dengan pelatihan keterampilan diharapkan mampu menciptakan lulusan yang mandiri secara ekonomi.

Sementara itu, perwakilan BPS memaparkan kondisi terkini terkait angka kemiskinan di Aceh sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah pusat dan daerah. Data tersebut diharapkan menjadi rujukan dalam merumuskan kebijakan lanjutan yang lebih spesifik dan berkelanjutan.

Kegiatan kunjungan kerja ini diakhiri dengan diskusi terbatas antara kementerian, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya. Diskusi tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem melalui pendekatan berbasis data serta penguatan program pemberdayaan masyarakat.

Melalui kunjungan ini, pemerintah berharap program Sekolah Rakyat dapat terus dioptimalkan sebagai salah satu solusi dalam menekan angka kemiskinan.

Selain itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Aceh Besar.**[Yahbit]

Berita Terkait

Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Lhoksukon Turun Tangan Bersihkan Lingkungan Kantor
PAG Rangkul Ratusan Wartawan Lhokseumawe dan Aceh Utara, Perkuat Kemitraan dengan Media
*Sentuhan Humanis Polri! Kapolres Pidie Jaya Berbagi Rezeki di Jumat Berkah*
Cegah Kecelakaan di Jalan, Kapolres Pidie Jaya Turun Langsung Edukasi Pengemudi dan Bagikan Brosur Keselamatan*
Kapolres Pidie Jaya Pimpin Binrohtal Yasinan Personel, Doakan Aceh Aman dan Tentram*
Pemulihan Belum Tuntas, Bupati Pidie Jaya Desak Percepatan Infrastruktur dan Penyelesaian Jembatan Pascabencana
*Wagub Aceh Bersama Kapolda Jenguk Korban Insiden Bendera di Pidie, Dengarkan Aspirasi Keluarga*
Polres Langsa Musnahkan 243,90 Gram Sabu, Diperkirakan Selamatkan 1.951 Jiwa

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:56 WIB

Dipimpin Kalapas Mochamad Mukaffi, Jajaran Lapas Binjai Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sambut Hari Bakti

Jumat, 6 November 2026 - 20:50 WIB

Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Perempuan Medan Gelar Aksi Gotong Royong

Jumat, 6 November 2026 - 20:31 WIB

Lapas Pemuda Kelas III Langkat Inovasi Pembinaan Produktif Berkelanjutan Observasi Lapangan Budidaya Ulat Maggot di Rumah Maggot BSF Refri Farm Stabat

Jumat, 6 November 2026 - 19:51 WIB

Di Balik Tembok Jeruji Tersimpan Kisah Penyesalan Kerinduan Perjuangan Harapan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi Belajar Berubah Perbaiki Diri

Jumat, 6 November 2026 - 17:08 WIB

PTPN I Regional 1 Gelar Awareness Pengelolaan Pengarsipan Administrasi Inisiasi Head Office PTPN I Bersama ANRI 2-4 November 2026 di Kantor Regional

Jumat, 6 November 2026 - 14:10 WIB

Reses ke-3 DPRD Toba Dapil I Balige-Tampahan, Serap Aspirasi untuk Pembangunan Toba

Jumat, 6 November 2026 - 00:09 WIB

Bapas Kelas I Medan Laksanakan Litmas Usulan Program Integrasi WBP di Lapas Tanjungbalai

Kamis, 5 November 2026 - 23:57 WIB

Bapas Kelas I Medan Laksanakan Litmas Usulan Program Integrasi WBP di Lapas Tanjungbalai

Berita Terbaru