PB PII Desak Kapolri Copot Kapolres Halmahera Utara Usai Bentrokan Pawai Obor

RAMAZANI

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:05 WIB

50136 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|Jakarta — Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Halmahera Utara menyusul bentrokan dalam pawai obor dan takbiran keliling di Tobelo, Maluku Utara, pada Jumat malam, 20 Maret 2026.

 

PB PII menilai insiden tersebut mencerminkan lemahnya pengamanan aparat kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan pada kegiatan keagamaan yang melibatkan massa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua PB PII Bidang PMP Risko Hardi, mengatakan kepolisian seharusnya mampu memastikan jalannya pawai berlangsung aman, terlebih kegiatan itu telah diketahui dan dilepas secara resmi oleh pemerintah kabupaten Halmahera Utara.

 

“Peristiwa ini bukan hanya soal gangguan keamanan biasa, tetapi juga telah menyakiti umat Islam yang sedang menjalankan syiar keagamaan,” kata Risko dalam keterangannya, Sabtu, 21 Maret 2026.

 

Menurut dia, tindakan penghadangan oleh oknum serta munculnya kelompok yang diduga membawa senjata tajam dalam insiden tersebut.

 

“Peristiwa ini menunjukkan adanya kelalaian serius dalam pengamanan. Kapolres Halmahera Utara harus bertanggung jawab,” ujarnya.

 

Risko menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan tindakan oknum dan tidak boleh digeneralisasi. Ia menghimbau masyarakat untuk tetap menahan diri dan tidak terprovokasi oleh situasi yang dapat memperkeruh keadaan.

 

“Kami menilai ini murni tindakan oknum. Karena itu, masyarakat harus menahan diri, tidak terprovokasi, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum,” ujarnya.

 

PB PII mendesak Kapolri segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Polres Halmahera Utara sebab kejadian yang serupa pernah terjadi di wilayah tersebut, termasuk mencopot Kapolres Halmahera Utara sebagai bentuk pertanggungjawaban.

 

Selain itu, PB PII meminta kepolisian mengusut tuntas pelaku penyerangan serta memastikan proses hukum berjalan transparan dan kepastian hukum tanpa terkecuali.

 

“Kapolri harus segera mengambil langkah tegas. Pencopotan Kapolres Halmahera Utara adalah bentuk tanggung jawab institusional sekaligus upaya memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” tegas Risko.

Berita Terkait

Warisan Leluhur (Indatu) Menjerit: Saatnya Generasi Muda Ambil Peran, Pemerintah Jangan Tutup Mata dan Tutup Telinga 
Generasi Muda Wajib Tahu! Abu Siwah Ungkap Pentingnya Deep Breathing
Bapas Palangka Raya Ikuti Pengukuhan Satops Patnal, Perkuat Integritas dan Kepatuhan Internal
Kepala BNNP Aceh Ajak 800 Santri Dayah Ruhul Qur’an Bentengi Diri dari Narkoba
Sertifikat IELTS Rp500 Ribu dan Janji Kerja ke Australia: Menguliti Modus Loker Viral yang Berujung Dugaan Penipuan
Polres Aceh Tenggara Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Darul Hasanah
Ketum GBNN Soroti Masalah Transparansi SPPG pada Program MBG BGN
Aksi Heroik Saat Banjir, Aipda Maulizar Terima Apresiasi dari DPD RI

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 03:28 WIB

Kapolres Samosir Jadi Orangtua Asuh Anak Korban Penganiayaan, Wujud Kepedulian Masa Depan Korban

Sabtu, 11 April 2026 - 23:42 WIB

Patroli Dialogis Polres Pelabuhan Belawan, Cegah Tawuran dan Jaga Kamtibmas

Sabtu, 11 April 2026 - 22:05 WIB

Kanwil Ditjenpas Sumut Gelar Bazar, Wujudkan Kemandirian Karya Warga Binaan

Sabtu, 11 April 2026 - 21:50 WIB

Yudi Suseno Lantik 3 Pejabat Administrator, Perkuat Kinerja Pemasyarakatan Sumut

Sabtu, 11 April 2026 - 21:33 WIB

Lapas Binjai Gelar Bakti Sosial Bersihkan Fasilitas Umum Sambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Sabtu, 11 April 2026 - 18:20 WIB

Timsus Dayok Mirah Polres Pematangsiantar Maksimalkan Patroli Hingga Subuh

Sabtu, 11 April 2026 - 11:09 WIB

Dukung Program One Day No Car, Penumpang KA Siantar Ekspres Tumbuh 17 Persen di Triwulan I 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Kesibukan, Lismawani Raih Doktor ke-354 di UIN Ar-Raniry, Rektor Apresiasi Disertasi Model Meuseuraya-Integratif

Berita Terbaru