Timelinesinews.com [] Pidie Jaya – Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Sekolah Rakyat 26 Pidie Jaya, Gampong Cot Matang, Kecamatan Tringgadeng, Kamis (13/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung sederhana namun sarat makna itu menghadirkan penceramah kondang asal Pidie Jaya, Tgk. Syukrullah, yang memberikan tausiah penuh hikmah kepada para siswa, guru, serta masyarakat yang hadir.
Dalam tausiahnya, Tgk. Syukrullah menekankan pentingnya pembinaan akhlak dan karakter bagi generasi muda, khususnya para siswa yang menimba ilmu di Sekolah Rakyat Terintergrasi 26 tersebut. Menurutnya, pendidikan tidak hanya soal ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk akhlak dan kepribadian yang baik.
“Anak-anak kita hari ini adalah penerus masa depan. Karena itu, pembinaan akhlak sangat penting agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berilmu sekaligus berakhlak mulia,” ujar Tgk. Syukrullah di hadapan para peserta yang hadir.
Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan Sekolah Rakyat yang dinilai memiliki peran penting dalam membina generasi muda di lingkungan masyarakat.
Lebih lanjut, ia berharap para guru dan tenaga pendidik dapat terus membimbing para siswa ke arah yang lebih baik. Menurutnya, setiap usaha mendidik dan membina anak-anak merupakan amal jariah yang pahalanya akan terus mengalir.
“Harapan kita kepada bapak dan ibu guru serta para tenaga pendidik agar terus membimbing para siswa ke arah yang lebih baik. Apa yang dilakukan di sini adalah amal jariah untuk kebaikan generasi penerus kita kelak,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswi Sekolah Rakyat setempat, dilanjutkan dengan laporan panitia, serta sambutan dari Kepala Sekolah, Dewi Juliana, S.Pd.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Muspika Kecamatan Tringgadeng, Keuchik dan tokoh masyarakat Gampong Cot Matang, para guru ngaji, Wali asuh, Tagana, serta dewan guru Sekolah Rakyat 26 Pidie Jaya.
Menjelang waktu berbuka, acara ditutup dengan tausiah penutup dan doa yang dipimpin langsung oleh Tgk. Syukrullah. Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta bersama-sama menikmati hidangan buka puasa, yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Magrib berjamaah.
Momentum Nuzulul Qur’an tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta memperkuat pendidikan akhlak bagi generasi muda di tengah masyarakat. (jN))




























