Kuta Cane – Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry, SE, MM, melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Badar Jaya dengan Desa Gulo, Kecamatan Badar dan Darul Hasanah, pada Jumat (3/4/2026).
Pembangunan jembatan gantung ini menjadi salah satu infrastruktur penting dalam menunjang kelancaran aktivitas masyarakat di kedua kecamatan, terutama untuk distribusi hasil pertanian dan komoditas palawija.
Dalam sambutannya, Bupati Salim Fakhry menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0108 Aceh Tenggara yang langsung mengerjakan pembangunan jembatan tersebut.
“Kita sangat berterima kasih kepada Kodim 0108 Aceh Tenggara atas pelaksanaan pembangunan ini. Masyarakat Badar Jaya dan Desa Gulo adalah penerima manfaatnya. Setelah selesai nanti, mari kita jaga bersama agar jembatan tetap terawat. Perlu diingat, ada batas tonase yang harus dipatuhi,” ujar Salim Fakhry.
Sementara itu, Camat Darul Hasanah saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan penantian panjang masyarakat di dua kecamatan.
“Peletakan batu pertama oleh Bupati Aceh Tenggara ini menjadi harapan besar masyarakat karena jembatan tersebut akan menghubungkan Kecamatan Darul Hasanah dan Kecamatan Badar,” ujarnya.
Pengerjaan jembatan gantung dilakukan langsung oleh Kodim 0108 Aceh Tenggara beserta jajarannya. Diharapkan, keberadaan jembatan ini nantinya dapat meningkatkan dan memperlancar perekonomian masyarakat, khususnya di kedua kecamatan tersebut.
“Atas nama Forkopimcam Darul Hasanah dan Badar serta seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Dandim 0108 Aceh Tenggara beserta jajaran. Kami sudah merasakan manfaat jembatan gantung Lawe Mamas Indah yang diresmikan sebelum Lebaran, yang menghubungkan Natam dengan Mamas pascabencana banjir dan longsor 2025. Hari ini, kembali dilakukan peletakan batu pertama jembatan baru,” tambahnya.
Kegiatan peletakan batu pertama ini turut dihadiri unsur Forkopimda serta berbagai elemen masyarakat.
(Madiansyah B.)
—
Kalau mau, saya bisa buat versi yang lebih “tajam berita” (gaya straight news media nasional) atau versi feature yang lebih naratif.


































