Pembangunan Beronjong di Sungai Alas Dituding Proyek Mubazir

REDAKSI 1

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 08:40 WIB

50256 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | KUTACANE – Pembangunan beronjong di aliran Sungai Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, dituding sebagai proyek mubazir yang dinilai memboroskan keuangan negara.

Pasalnya, jauh sebelum banjir besar terjadi, pemerintah disebut sudah berulang kali membangun beronjong untuk menahan tebing Sungai Alas. Namun hasilnya dinilai tidak efektif, karena konstruksi tersebut hanya mampu bertahan selama beberapa bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu, ketika debit air Sungai Alas meningkat, beronjong yang baru dibangun disebut ambruk dan hanyut terseret arus sungai.

Padahal, pembangunan beronjong tersebut menghabiskan anggaran yang cukup besar. Sayangnya, kualitas pekerjaan dinilai rendah karena tidak mampu bertahan lama.

Ketua LSM Tipikor, Jupri Yadi, mengatakan pembangunan beronjong penahan tebing saat ini sangat tidak efektif. Selain daya tahannya singkat, manfaatnya juga diragukan karena beronjong kerap ambruk akibat derasnya arus sungai.

Menurutnya, apabila pemerintah ingin melindungi permukiman warga, lahan perkebunan, areal persawahan, serta fasilitas umum lainnya, maka pembangunan beronjong sebaiknya tidak lagi dijadikan pilihan.

Ia menilai, proyek tersebut terkesan hanya menjadi ajang bagi-bagi proyek, sementara fungsi dan manfaatnya tidak maksimal serta hanya bersifat sementara.

“Pekerjaannya pun hanya sekadar selesai saja. Setelah ambruk dan hanyut, lalu dibangun lagi. Setelah itu dibangun lagi dan ambruk lagi. Kemudian tahun berikutnya pembangunan beronjong kembali dianggarkan. Begitulah seterusnya,” sindir Jupri.

Karena itu, Jupri Yadi mengaku heran mengapa pada tahun ini masih ada pembangunan beronjong pengaman tebing Sungai Alas dengan biaya besar di kawasan Prapat Hulu, Kecamatan Babussalam.

Ia menilai, apabila pemerintah ingin proyek bernilai besar itu bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang, maka pembangunan beronjong sebaiknya diganti dengan konstruksi penahan tebing berupa pasak bumi, seperti yang diterapkan di kawasan wisata buah Pasar Buah Jongar Raya dan Simpur Jaya. (Samsul)

Berita Terkait

Fathir Hidayadi Wakili Aceh di MDI Nasional 2026, Bukti Disabilitas Mampu Berprestasi
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
LANA Libatkan Kejaksaan Awasi MBG di Aceh Barat, Dorong Transparansi Penggunaan Anggaran Negara
SMKN 2 Kutacane Cetak Generasi untuk dunia usaha
Gerak Ceria, Pikiran Bahagia: Mahasiswa Psikologi IAIN Langsa Pulihkan Semangat Lansia Pascabanjir
Ribuan Warga Tumpah Ruah, Ayah Wa dan Tarmizi Payang Lepas Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:25 WIB

Dukung ASN Profesional, Bapas Palangka Raya Optimalkan Aplikasi PK Bangkom untuk Pengembangan Kompetensi

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:50 WIB

Bapas Palangka Raya Gelar Kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin untuk Tingkatkan Profesionalisme Pegawai

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:26 WIB

Bapas Palangka Raya Gelar Kerja Bakti, Ciptakan Lingkungan Kerja Bersih Dan Nyaman

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pisah Sambut di Aula Jayang Tingang, I Putu Murdiana Pamitan Tugas ke Papua, Hensah Pimpin Ditjenpas Kalteng

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:49 WIB

Theo Adrianus: Pembimbingan Kemandirian Jadi Bukti Klien Pemasyarakatan Bisa Berubah Lebih Baik

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:55 WIB

Bentuk Apresiasi Kinerja, Bapas Palangka Raya Anugerahi Silvia Sebagai Pegawai Teladan Triwulan II 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:11 WIB

Bapas Palangka Raya Ikuti Penguatan Kehumasan untuk Perkuat Citra Positif Institusi Di Era Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:00 WIB

PK Bapas Palangka Raya Laksanakan Litmas ABH Tahap Penyidikan Di Polda Kalteng

Berita Terbaru