Pembangunan Beronjong di Sungai Alas Dituding Proyek Mubazir

REDAKSI

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 08:40 WIB

50324 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | KUTACANE – Pembangunan beronjong di aliran Sungai Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, dituding sebagai proyek mubazir yang dinilai memboroskan keuangan negara.

Pasalnya, jauh sebelum banjir besar terjadi, pemerintah disebut sudah berulang kali membangun beronjong untuk menahan tebing Sungai Alas. Namun hasilnya dinilai tidak efektif, karena konstruksi tersebut hanya mampu bertahan selama beberapa bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu, ketika debit air Sungai Alas meningkat, beronjong yang baru dibangun disebut ambruk dan hanyut terseret arus sungai.

Padahal, pembangunan beronjong tersebut menghabiskan anggaran yang cukup besar. Sayangnya, kualitas pekerjaan dinilai rendah karena tidak mampu bertahan lama.

Ketua LSM Tipikor, Jupri Yadi, mengatakan pembangunan beronjong penahan tebing saat ini sangat tidak efektif. Selain daya tahannya singkat, manfaatnya juga diragukan karena beronjong kerap ambruk akibat derasnya arus sungai.

Menurutnya, apabila pemerintah ingin melindungi permukiman warga, lahan perkebunan, areal persawahan, serta fasilitas umum lainnya, maka pembangunan beronjong sebaiknya tidak lagi dijadikan pilihan.

Ia menilai, proyek tersebut terkesan hanya menjadi ajang bagi-bagi proyek, sementara fungsi dan manfaatnya tidak maksimal serta hanya bersifat sementara.

“Pekerjaannya pun hanya sekadar selesai saja. Setelah ambruk dan hanyut, lalu dibangun lagi. Setelah itu dibangun lagi dan ambruk lagi. Kemudian tahun berikutnya pembangunan beronjong kembali dianggarkan. Begitulah seterusnya,” sindir Jupri.

Karena itu, Jupri Yadi mengaku heran mengapa pada tahun ini masih ada pembangunan beronjong pengaman tebing Sungai Alas dengan biaya besar di kawasan Prapat Hulu, Kecamatan Babussalam.

Ia menilai, apabila pemerintah ingin proyek bernilai besar itu bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang, maka pembangunan beronjong sebaiknya diganti dengan konstruksi penahan tebing berupa pasak bumi, seperti yang diterapkan di kawasan wisata buah Pasar Buah Jongar Raya dan Simpur Jaya. (Samsul)

Berita Terkait

Terinspirasi Retret Presiden, Syech Muharram Gagas Retret 234 Keuchik Aceh Besar
Delapan Keuchik Pagar Air Patungan Bersihkan Drainase, Beko Sultan Aywan Diturunkan Minggu
Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Lhoksukon Turun Tangan Bersihkan Lingkungan Kantor
PAG Rangkul Ratusan Wartawan Lhokseumawe dan Aceh Utara, Perkuat Kemitraan dengan Media
*Sentuhan Humanis Polri! Kapolres Pidie Jaya Berbagi Rezeki di Jumat Berkah*
Cegah Kecelakaan di Jalan, Kapolres Pidie Jaya Turun Langsung Edukasi Pengemudi dan Bagikan Brosur Keselamatan*
Kapolres Pidie Jaya Pimpin Binrohtal Yasinan Personel, Doakan Aceh Aman dan Tentram*
Pemulihan Belum Tuntas, Bupati Pidie Jaya Desak Percepatan Infrastruktur dan Penyelesaian Jembatan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:27 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, Lapas Narkotika Samarinda Gelar Kerja Bakti Bersihkan Langgar Nurul Huda

Kamis, 5 November 2026 - 17:38 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Salurkan Air Bersih untuk Warga Binaan dan Masyarakat

Rabu, 4 November 2026 - 21:13 WIB

Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Lapas Narkotika Samarinda Latih 58 WBP Menjadi Kader Kesehatan

Rabu, 4 November 2026 - 21:06 WIB

Perkuat Sinergi Keamanan, Kalapas Narkotika Samarinda Kunjungi Polresta Samarinda

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Integritas dan Solidaritas Melalui Apel Pagi Senin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Gelar Sidang TPP, Bahas 34 Usulan Warga Binaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Jumat Berkah, Lapas Narkotika Samarinda Salurkan 75 Kg Beras untuk Masyarakat RT 22 Samarinda Utara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Samarinda Panen Kangkung Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Berita Terbaru