“Owner Socollate Satukan Jurnalis Pidie Jaya dalam Malam Penuh Haru di Ujung Ramadan”

- Redaksi

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:32 WIB

50218 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii [] PIDIE JAYA, ACEH – Senja perlahan merunduk di langit Meureudu, menghadirkan nuansa haru dalam sebuah pertemuan sederhana yang penuh makna. Di sudut sebuah warung kopi, tawa dan cerita berpadu, menghangatkan hati puluhan jurnalis yang selama ini lebih akrab dengan hiruk-pikuk lapangan daripada kebersamaan.

Sebanyak 35 jurnalis dari berbagai media di Pidie Jaya berkumpul dalam satu meja kebersamaan. Tak ada kemewahan, hanya secangkir kopi, hidangan sederhana, dan rasa rindu untuk saling menyapa setelah sekian lama dipisahkan oleh kesibukan dan tuntutan profesi.

Di tengah suasana itu, Owner Socollate Pidie Jaya, Irwan Ibrahim, berdiri dengan penuh kehangatan. Suaranya tenang, namun sarat makna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih kepada rekan-rekan semua… akhirnya kita bisa duduk bersama seperti ini,” ucapnya lirih, seakan menyiratkan betapa momen tersebut telah lama dinantikan.

Rencana yang sempat tertunda oleh padatnya aktivitas, akhirnya menemukan jalannya di penghujung Ramadan. Bagi para jurnalis, yang kerap berjibaku dengan waktu dan peristiwa, momen ini terasa lebih dari sekadar buka puasa bersama—ini adalah ruang untuk bernapas.

Ingatan pun mengalir. Tentang hari-hari berat saat meliput bencana banjir bandang dan longsor, tentang langkah-langkah tergesa di tengah lumpur dan hujan, hingga kisah-kisah pilu yang pernah mereka saksikan.

Salah seorang jurnalis, Riski, tak mampu menyembunyikan rasa harunya.

“Biasanya kita bertemu dalam situasi penuh tekanan di lapangan. Hari ini… kita bisa tertawa bersama,” ujarnya, matanya berbinar.

Tak ada yang benar-benar mempermasalahkan apa yang tersaji di meja. Karena bagi mereka, malam itu bukan tentang makanan—melainkan tentang kebersamaan yang lama hilang.

Di antara canda, tawa, dan cerita yang bersahut-sahutan, waktu seakan berjalan lebih lambat. Malam di Meureudu menjadi saksi, bahwa di balik kerasnya profesi, para jurnalis juga merindukan kehangatan sederhana—duduk bersama, berbagi kisah, dan mengingat bahwa mereka tidak sendiri. ”((JN)

Berita Terkait

AKBP Tendri Wardi Resmi Jabat Kapolres Pidie Jaya, Gantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
PEMERINTAH PIDIE JAYA ROMBAK JABATAN‼️ 9 PEJABAT RESMI DILANTIK
Sekda Pidie Jaya Dilantik sebagai Ketua KORPRI, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Profesionalisme ASN
Bupati Pidie Jaya Lantik 31 Keuchik Terpilih Periode 2026–2032, Tegaskan Pelayanan Publik Harus Semakin Berkualitas
Tanam 100 Pohon Mangga, KSB Meurah Siaga Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Lingkungan di Pidie Jaya
Polsek Bandar Baru Pastikan Kegiatan Serah Terima 506 Mahasiswa KKN USK Berjalan Aman dan Kondusif
Halaqah Ulama Dayah 2026 Jadi Penguat Kolaborasi Umara dan Ulama di Kota Langsa

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru