TLii | KAKANWIL DITJENPAS MEDAN SUMUT
18/04/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Bali, 18 April 2026 Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Kakanwil Ditjenpas Sumut) menghadiri The 7th World Congress on Probation and Parole (WCPP) 2026 yang digelar pada 14–17 April 2026 di Bali International Convention Center. Kegiatan ini merupakan forum internasional yang mempertemukan lebih dari 400 peserta dari 44 negara, terdiri dari praktisi, akademisi, dan pembuat kebijakan di bidang pemasyarakatan.

Mengangkat tema “Getting Smart on Justice: Healing Hearts, and Safer Societies”, WCPP 2026 menjadi ajang strategis dalam memperkuat kolaborasi global serta pertukaran praktik terbaik terkait sistem probation, parole, dan pembimbingan kemasyarakatan berbasis komunitas.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Sumut mengikuti berbagai agenda utama, mulai dari Opening Ceremony, sesi diskusi hari pertama dan kedua, hingga Closing Ceremony. Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya penguatan sistem pemasyarakatan modern, penerapan keadilan restoratif, serta strategi reintegrasi sosial yang berkelanjutan.

Penutupan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan sebagai simbol berakhirnya seluruh rangkaian acara, serta penyerahan simbol kunci kepada perwakilan negara tuan rumah berikutnya. Momentum ini mencerminkan komitmen global yang berkelanjutan dalam mengembangkan sistem pemasyarakatan yang adaptif dan humanis.
Kakanwil Ditjenpas Sumut menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam forum internasional ini memberikan nilai strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan serta pengembangan kebijakan pemasyarakatan di tingkat wilayah.
“Keikutsertaan dalam WCPP 2026 memberikan wawasan komprehensif terkait praktik terbaik pemasyarakatan di berbagai negara.
Hal ini menjadi referensi penting dalam mendorong implementasi sistem pemasyarakatan yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi pada keadilan restoratif,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa forum ini juga menjadi momentum penting dalam memperluas jejaring kerja sama internasional serta meningkatkan kualitas pembinaan di Indonesia.
“Kami melihat bahwa paradigma pemasyarakatan global saat ini semakin menekankan pendekatan humanis dan reintegrasi sosial. Oleh karena itu, hasil dari forum ini akan menjadi penguatan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya di wilayah Sumatera Utara,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum, masyarakat, serta para pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui partisipasi dalam WCPP 2026, Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan mengadopsi praktik terbaik internasional guna mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berintegritas, serta berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih aman dan berkeadilan, Tandasnya.
#PemasyarakatanSumut #DitjenpasSumut #WCPP2026 #PemasyarakatanHumanis #RestorativeJustice #KanwilDitjenpasSumut
(***)


































