Kutacane, 22 April 2026 – Kemunculan sejumlah spanduk berisi tulisan bernada menyerang pribadi Ketua DPD I Partai Golkar menghebohkan masyarakat di Banda Aceh. Spanduk tersebut ditemukan terpasang di beberapa titik strategis, antara lain Simpang Surabaya, Simpang Tugu Mesra, Jembatan Lamnyong, serta jembatan penyeberangan orang di sekitar Masjid Oman.
Berdasarkan pantauan di lapangan, spanduk-spanduk tersebut dipasang oleh pihak yang belum diketahui identitasnya atau orang tak dikenal (OTK). Isi tulisan pada spanduk dinilai mengarah pada serangan pribadi yang berpotensi mencemarkan nama baik serta memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
Menanggapi kejadian ini, Bupati Aceh Tenggara angkat bicara. Ia mengecam keras tindakan tersebut dan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengusut pelaku.
“Kami menilai ini bukan sekadar kritik, tetapi sudah mengarah pada serangan pribadi. Hal ini tidak sehat dalam kehidupan berdemokrasi. Kami mendesak APH untuk segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku pemasangan spanduk tersebut,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa tindakan tersebut berpotensi memicu konflik serta memperkeruh situasi politik di daerah jika tidak segera ditindaklanjuti.
Sejumlah pihak turut meminta aparat tidak tinggal diam dan segera melakukan penyelidikan, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi pemasangan spanduk.
Sementara itu, masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Mereka mengimbau semua pihak untuk menahan diri serta menyampaikan aspirasi secara bijak dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait langkah penanganan kasus tersebut.
(Sumber: Britananews.com / Hartono Pinim)































