Kantongi Izin Kemenhub, Pelindo Mulai Operasikan Layanan Kepelabuhanan Di Perairan Nipa

RULI SISWEMI

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:02 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TLii | SUMUT | PT PELINDO REGIONAL 1 BELAWAN

25/05/2026

TIMELINES INEWS INVESTIGASI Batam, 25 Mei 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo resmi melakukan soft operational launching Nipah Transfer Anchorage Area (NTAA) di Pelabuhan Feri Harbour Bay, Kepulauan Riau, sebagai langkah awal pengoperasian layanan kepelabuhanan strategis di Perairan Nipa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas pemberian izin konsesi oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia kepada Pelindo pada 6 Mei 2026 untuk penyediaan dan kegiatan pengusahaan kepelabuhanan di area konsesi Perairan Nipa.

Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, mengatakan pengoperasian NTAA menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di jalur pelayaran internasional, khususnya di kawasan Selat Malaka yang merupakan salah satu jalur perdagangan laut tersibuk di dunia.

“Selat Malaka merupakan salah satu jalur pelayaran utama dunia yang memiliki posisi sangat strategis dalam perdagangan global. Dengan lokasi geografis yang dimiliki Indonesia, sudah seharusnya kita mengambil peran yang lebih besar dalam ekosistem layanan maritim internasional, tidak hanya menjadi negara lintasan, tetapi juga menjadi penyedia layanan maritim yang kompetitif dan bernilai tambah,” ujar Achmad.

Ia menjelaskan, Selat Malaka menjadi penghubung penting antara Samudra Hindia dan Laut China Selatan yang dilalui ribuan kapal internasional setiap tahunnya. Kondisi tersebut menjadikan kawasan tersebut berkembang sebagai pusat aktivitas layanan maritim internasional, termasuk layanan alih muat antar kapal atau ship to ship transfer (STS).

Menurutnya, pengembangan layanan di Perairan Nipa menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kehadiran nasional di jalur perdagangan global sekaligus meningkatkan daya saing sektor maritim nasional.

“Pengembangan NTAA bukan sekadar pengembangan bisnis kepelabuhanan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam rantai logistik dan perdagangan internasional. Kami berharap keberadaan layanan ini dapat memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus memperkuat konektivitas maritim nasional,” lanjutnya.

Layanan kepelabuhanan yang akan dioperasikan di kawasan tersebut meliputi layanan alih muat antar kapal atau Ship to Ship Transfer (STS), pelayanan kapal, hingga layanan floating storage. Pelindo juga akan mengembangkan fasilitas pendukung operasional sesuai standar keselamatan dan layanan internasional.

Achmad turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung proses pengembangan NTAA hingga terlaksananya soft launching tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah serta seluruh stakeholder terkait. Ke depan, kami juga memohon dukungan dan kolaborasi seluruh pihak agar pengoperasian NTAA dapat berjalan dengan baik, aman, dan memberikan manfaat optimal bagi penguatan sektor maritim nasional,” Ungkapnya.

(***)

Berita Terkait

Tanamkan Nilai Integritas: Karutan Labuhan Deli Beri Pembekalan ke Generasi Penerus Pemasyarakatan
Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual
Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih
Sidang TPP Integrasi Rutan Tanjung Pura Bahas Usulan Integrasi 10 Narapidana dan Tamping Luar Tembok
Komitmen Zero HALINAR, Lapas Narkotika Langkat Pastikan Perangkat Jammer Berfungsi Optimal
Dukung Reintegrasi Sosial, Rutan Labuhan Deli Buka Ruang Kolaborasi dengan Universitas Sari Mutiara Indonesia
Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ikuti Virtual Pelantikan Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
Bangun Pemimpin Tangguh, Pelindo Regional 1 Gelar Business Fundamental Session Batch I untuk GM

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru