Suhaidi dan Maliki Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Sumber Daya Alam

REDAKSI 1

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 - 21:58 WIB

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Gayo Lues, Suhaidi dan H. Maliki resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna Kabupaten Gayo Lues. Selasa, (18/02/2025).

Pelantikan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Gubernur Aceh, mantan Menteri Perdagangan Agus Supramanto, anggota DPR RI Irmawan dan Muslim Ayyub, serta pejabat lainnya dari Provinsi Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gayo Lues yang baru dilantik, Suhaidi, menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Gubernur Aceh dan Komisi Independen Pemilihan (KIP) yang telah menyelenggarakan Pilkada dengan lancar dan damai. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan dukungan dalam proses pemilihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suhaidi menegaskan bahwa salah satu prioritas utama dalam masa kepemimpinannya adalah pembangunan infrastruktur, khususnya untuk memperlancar akses antara Gayo Lues dan Aceh Tamiang. “Alhamdulillah, doa masyarakat diijabah, dan kami akan segera merealisasikan janji kami dalam pembangunan infrastruktur ini,” ujar Suhaidi.

Selain itu, Suhaidi mengungkapkan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam Gayo Lues untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, sekitar 27 persen dari luas wilayah Gayo Lues adalah lahan budidaya yang dapat dimanfaatkan untuk sektor pertanian. “Kami akan fokus pada pengembangan kebun kopi, kakao, tembakau, dan jagung. Di tahun 2026, kami juga akan mewajibkan setiap ASN memiliki kebun kopi seluas 1 hektar,” katanya.

Suhaidi juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia berencana untuk memastikan setiap pegawai negeri sipil (PNS) di Gayo Lues menggunakan plat nomor kendaraan yang sesuai dengan wilayah daerah setempat, guna memastikan pajak yang dibayarkan sesuai dengan daerahnya.

Dalam pidatonya, Suhaidi menyadari tantangan besar yang dihadapi Gayo Lues, terutama terkait dengan kondisi alam yang sering mengakibatkan bencana alam seperti tanah longsor dan kerusakan jalan. Ia mengusulkan agar UPT PUPR yang ada di Aceh Tenggara dapat dipindahkan ke Gayo Lues, mengingat panjangnya jalan provinsi di daerah ini.

Pemerintahan Suhaidi-Maliki berkomitmen untuk mengembangkan sektor pertanian, terutama dalam mengoptimalkan kebun kopi dan tanaman lain yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian daerah. Dengan program-program tersebut, mereka berharap dapat menciptakan produk pertanian berkualitas tinggi dan berdaya saing, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gayo Lues.

Pelantikan ini menjadi langkah awal dalam perjalanan panjang untuk memajukan Kabupaten Gayo Lues, dengan harapan besar agar pemerintahan Suhaidi-Maliki dapat membawa perubahan positif bagi daerah ini.

Suhaidi juga menambahkan bahwa pemerintahan yang ia pimpin akan terus berupaya memperbaiki berbagai infrastruktur yang ada, terutama jalan-jalan yang sering terhambat oleh bencana alam. Ia berharap dengan peningkatan infrastruktur, seperti perbaikan jalan yang rusak dan pembangunan infrastruktur baru, Gayo Lues akan semakin terhubung dengan wilayah lain di Aceh, yang pada akhirnya dapat mempermudah akses masyarakat dan mempercepat distribusi hasil pertanian.

Di sisi lain, Suhaidi dan Maliki berkomitmen untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian yang menjadi andalan daerah. Selain kebijakan pengembangan kebun kopi untuk ASN, mereka juga merencanakan pembinaan dan penyuluhan kepada petani lokal agar dapat meningkatkan hasil pertanian secara berkelanjutan. Hal ini diharapkan tidak hanya mendongkrak PAD, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Dengan adanya berbagai program yang telah direncanakan, Suhaidi berharap dapat mengurangi ketergantungan daerah pada sektor yang kurang produktif dan memaksimalkan potensi sumber daya alam yang ada. “Kami ingin Gayo Lues menjadi daerah yang mandiri dan berdaya saing, dengan meningkatkan kualitas produk pertanian yang sudah dikenal luas, seperti kopi Gayo, kakao, dan tembakau,” tambahnya.

Tantangan lain yang akan dihadapi oleh pemerintahan baru ini adalah mengelola keberagaman sumber daya alam, termasuk hutan lindung yang sebagian besar wilayah Gayo Lues masih berupa kawasan tersebut. Suhaidi menyatakan bahwa mereka akan lebih cermat dalam memanfaatkan sumber daya alam tanpa merusak ekosistem yang ada, serta akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelestarian lingkungan.

Sebagai penutup, Suhaidi mengungkapkan harapannya agar seluruh masyarakat Gayo Lues dapat bekerja sama dalam membangun daerah ini. “Kami tidak bisa bekerja sendiri, kami membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan perubahan yang lebih baik,” tutupnya.

Pelantikan Suhaidi dan Maliki menjadi momen penting dalam perjalanan politik dan pembangunan Gayo Lues. Kehadiran berbagai tokoh penting dalam acara ini menunjukkan bahwa daerah ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak untuk memajukan kesejahteraan masyarakatnya. Semoga dengan komitmen yang kuat, pemerintahan baru ini dapat membawa Gayo Lues ke arah yang lebih baik dan sejahtera. (Red)

Berita Terkait

Fathir Hidayadi Wakili Aceh di MDI Nasional 2026, Bukti Disabilitas Mampu Berprestasi
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
LANA Libatkan Kejaksaan Awasi MBG di Aceh Barat, Dorong Transparansi Penggunaan Anggaran Negara
SMKN 2 Kutacane Cetak Generasi untuk dunia usaha
Gerak Ceria, Pikiran Bahagia: Mahasiswa Psikologi IAIN Langsa Pulihkan Semangat Lansia Pascabanjir
Ribuan Warga Tumpah Ruah, Ayah Wa dan Tarmizi Payang Lepas Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:25 WIB

Dukung ASN Profesional, Bapas Palangka Raya Optimalkan Aplikasi PK Bangkom untuk Pengembangan Kompetensi

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:50 WIB

Bapas Palangka Raya Gelar Kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin untuk Tingkatkan Profesionalisme Pegawai

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:26 WIB

Bapas Palangka Raya Gelar Kerja Bakti, Ciptakan Lingkungan Kerja Bersih Dan Nyaman

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pisah Sambut di Aula Jayang Tingang, I Putu Murdiana Pamitan Tugas ke Papua, Hensah Pimpin Ditjenpas Kalteng

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:49 WIB

Theo Adrianus: Pembimbingan Kemandirian Jadi Bukti Klien Pemasyarakatan Bisa Berubah Lebih Baik

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:55 WIB

Bentuk Apresiasi Kinerja, Bapas Palangka Raya Anugerahi Silvia Sebagai Pegawai Teladan Triwulan II 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:11 WIB

Bapas Palangka Raya Ikuti Penguatan Kehumasan untuk Perkuat Citra Positif Institusi Di Era Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:00 WIB

PK Bapas Palangka Raya Laksanakan Litmas ABH Tahap Penyidikan Di Polda Kalteng

Berita Terbaru