Penemuan Mayat di Sungai Desa Penggalangan Gayo Lues, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 30 Desember 2024 - 13:16 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | GAYO LUES | Blangkejeren – Warga Desa Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di aliran Sungai Aih Buah pada Minggu (29/12/2024) siang.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh sekelompok anak-anak yang melintas di jembatan gantung di atas sungai. Melihat sesuatu yang mencurigakan, anak-anak itu segera memberitahu Aisyah (58), seorang ibu rumah tangga yang tengah memanen padi di tepi sungai bersama beberapa warga lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah memastikan penemuan tersebut, Aisyah langsung menghubungi BRIPDA Andri, anggota Satsamapta Polres Gayo Lues, yang kebetulan sedang berada di kebunnya dekat lokasi kejadian. Petugas piket fungsi Polres Gayo Lues tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pada pukul 12.00 WIB, mayat tersebut dievakuasi ke RSUMAK Gayo Lues menggunakan ambulans untuk dilakukan visum et repertum.

Identitas Korban Terungkap

Kapolres Gayo Lues, AKBP Setiyawan Eko Prasetiya, melalui Kasatreskrim IPTU M. Abidinsyah, mengungkapkan identitas korban. “Korban diketahui bernama Budi Bin Alm. M. Hasan, seorang petani berusia 32 tahun yang berasal dari Dusun Blang Pantang, Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren,” ujarnya.

IPTU M. Abidinsyah menambahkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, namun penyebab kematian masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Polisi Imbau Warga Tetap Tenang

Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tidak menyebarkan spekulasi mengenai penyebab kematian sebelum hasil investigasi resmi diumumkan. “Kami meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwenang,” kata IPTU M. Abidinsyah.

Saat ini, tim kepolisian masih berada di lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti tambahan. Polisi juga meminta keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang terus berupaya mengungkap fakta di balik peristiwa yang mengejutkan warga Desa Penggalangan tersebut. (humas polres Gayo Lues).

Berita Terkait

Personel Brimob Kompi 2 Gelar Baksos Bersihkan Rumah Ibadah
Polda Aceh Serahkan DS, Tersangka Kasus Ujaran Kebencian ke Kejaksaan
Polda Aceh Nyatakan Dua Berkas Perkara Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh Lengkap, Tersangka Diserahkan ke JPU
Jalan Provinsi Muara Situlen–Gelombang Aceh Tenggara Terancam Putus Akibat Banjir
Sidang Terbuka UIN Ar-Raniry Berlangsung Alot: Dosen UNISAI Alumni Dayah MUDI Tawarkan Paradigma Baru, Kompetensi Hibrid Lulusan Salafiyah
Polres Pidie Jaya Perkuat Edukasi Karhutla, Satreskrim Bersama DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis
Sentuhan Awal TMMD 128: Rumah Warga Mulai Dibangun dari Nol
Angin Kencang Terbangkan Atap Rumah di Montasik, Dinsos dan Tagana Bergerak Cepat Lakukan Pendataan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 10:28 WIB

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Kasus Curas terhadap Sopir Truk, Dua Pelaku Diamankan

Senin, 20 April 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Pelanggaran UU Minerba dalam Pengambilan Material Bronjong di Kutacane

Minggu, 19 April 2026 - 21:08 WIB

Pamapta III Polres Gayo Lues Ipda M Rizal SH Pimpin Personel Amankan Pelaku Pengancaman dengan Sajam di Gayo Lues 

Jumat, 17 April 2026 - 15:32 WIB

Polres Pidie Jaya Musnahkan Ratusan Gram Narkotika, Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Gelap.

Jumat, 17 April 2026 - 14:49 WIB

Sat Reskrim Berhasil Ungkap Kasus Curanmor

Kamis, 16 April 2026 - 15:26 WIB

Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Bandar Sabu di Hamparan Perak

Jumat, 10 April 2026 - 10:09 WIB

Sat Reskrim Polres Aceh Selatan Amankan Seorang Pelaku Pencurian Minyak

Kamis, 9 April 2026 - 17:22 WIB

Dugaan Korupsi Rp37,1 Miliar di RSUD H Sahudin Kutacane: Pengawasan Lemah, Pelayanan Kesehatan Terancam

Berita Terbaru