Kesederhanaan Wakil Bupati Tolitoli Moh Besar Bantilan Usai Pelantikan di Istana Negara

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 22 Februari 2025 - 08:11 WIB

50149 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan tak biasa terjadi usai pelantikan kepala daerah di Istana Negara. Wakil Bupati Tolitoli, Moh Besar Bantilan, mencuri perhatian publik saat meninggalkan istana dengan menaiki bajaj bersama sang istri, Ny Caroline. Tanpa pengawalan ketat atau kendaraan dinas mewah, pasangan ini memilih moda transportasi sederhana menuju hotel tempat mereka menginap bersama keluarga.

Pemandangan tak biasa terjadi usai pelantikan kepala daerah di Istana Negara. Wakil Bupati Tolitoli, Moh Besar Bantilan, mencuri perhatian publik saat meninggalkan istana dengan menaiki bajaj bersama sang istri, Ny Caroline. Tanpa pengawalan ketat atau kendaraan dinas mewah, pasangan ini memilih moda transportasi sederhana menuju hotel tempat mereka menginap bersama keluarga.

TLii|Jakarta, 20 Februari 2025- Pemandangan tak biasa terjadi usai pelantikan kepala daerah di Istana Negara. Wakil Bupati Tolitoli, Moh Besar Bantilan, mencuri perhatian publik saat meninggalkan istana dengan menaiki bajaj bersama sang istri, Ny Caroline.

Tanpa pengawalan ketat atau kendaraan dinas mewah, pasangan ini memilih moda transportasi sederhana menuju hotel tempat mereka menginap bersama keluarga.

Mengenakan seragam putih-putih kebesaran, Esar—sapaan akrab Moh Besar Bantilan—terlihat santai dan tersenyum kepada awak media yang mengabadikan momen tersebut. Bajaj biru yang membawanya melaju perlahan seolah menjadi simbol kesederhanaan seorang pemimpin yang tetap dekat dengan rakyatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Esar bukanlah nama asing di Tolitoli. Sebagai putra kedua dari mantan Bupati H. Moh Saleh Bantilan, ia mewarisi jejak kepemimpinan yang kuat. Bersama Bupati H. Amran Yahya, pasangan ini telah dua periode memimpin Tolitoli dan membawa berbagai perubahan serta pencapaian bagi daerah tersebut.

Meski masih tergolong generasi milenial, Esar menunjukkan kematangan dalam berpolitik. Sebagai kader Partai Amanat Nasional (PAN), ia digadang-gadang memiliki talenta besar dalam menjalankan roda pemerintahan. Kiprahnya dalam politik semakin diperhitungkan, terutama menjelang pemilihan kepala daerah mendatang.

Di bawah kepemimpinan Amran Yahya dan Esar, Tolitoli mencatatkan berbagai prestasi yang membanggakan. Bahkan, perhatian pemerintah pusat terhadap daerah ini semakin besar, terbukti dengan kunjungan langsung Presiden Joko Widodo ke Tolitoli pada akhir masa jabatannya. Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan mereka memiliki dampak yang nyata dan signifikan.

Momen Esar menaiki bajaj usai pelantikan ini pun menuai beragam tanggapan dari masyarakat dan pengamat politik. Sebagian menilai langkah tersebut sebagai bentuk kesederhanaan dan kedekatan dengan rakyat, sementara yang lain melihatnya sebagai strategi politik untuk membangun citra merakyat menjelang kontestasi politik berikutnya.

Terlepas dari berbagai spekulasi, Esar tetap melangkah dengan gaya kepemimpinannya sendiri. Akankah kesederhanaannya ini menjadi nilai lebih dalam perjalanannya di dunia politik ke depan? Publik Tolitoli tentu akan terus menantikan kiprah dan langkah selanjutnya dari sang wakil bupati yang tak segan naik bajaj usai dilantik di Istana Negara.***

Berita Terkait

Pemkot Palu Ulurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh
Pemkab Poso Lestarikan Danau Poso dengan Restocking Sidat Tropis
Kemenkum Sulteng Dampingi Poso Daftarkan Indikasi Geografis Produk Lokal
Wamen Lepas Transmigran ke Poso: Transmigrasi Bukan Sekadar Pindah, tapi Bangun Daerah
Polisi Sita Rp62 Juta dan Empat Paket Sabu dalam Penggerebekan di Palu Utara
Komnas HAM RI Jalin Sinergi dengan Pemkot Palu untuk Wujudkan Kota Ramah HAM
Realisasi Pajak Daerah Kota Palu Capai 63,6 Persen, Tembus Rp255,4 Miliar Hingga September 2025
Lapak Buah Segar di Jalan Tanjung Satu Jadi Favorit Baru Warga Kota Palu

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:18 WIB

Muhammad Syuhada Sambut Kapolres Baru Aceh Timur, Dorong Sinergi Polri dan DPRK Semakin Kuat

Kamis, 10 September 2026 - 21:58 WIB

Aliansi Wartawan Aceh Independen Ucapkan Terima Kasih ke Kapolres Lama, Selamat Datang Kapolres Baru Aceh Timur

Kamis, 10 September 2026 - 12:30 WIB

Lautan Manusia Tumpah di Landing, Tgk Habibi Bongkar Jejak Besar 800 Tahun Samudera Pasai

Rabu, 9 September 2026 - 22:13 WIB

PPPK Kota Lhokseumawe Adukan Gaji Belum Dibayar sejak Juni, Haji Uma Langsung Hubungi Wali Kota

Rabu, 9 September 2026 - 20:37 WIB

Milad 800 Tahun Aceh Utara, Malam Peringatan Jadi Panggung Sejarah dan Semangat Bangkit

Rabu, 9 September 2026 - 20:30 WIB

Ek Geunteut Meriahkan Milad 800 Samudera Pasai, Pelajar Unjuk Ketangkasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:05 WIB

Delapan Abad Samudera Pasai, Aceh Utara Tak Ingin Sejarah Tinggal Cerita

Senin, 7 September 2026 - 16:05 WIB

Timphan Teutheut Banda Baro Curi Perhatian di Stan DPRK, Warisan Rasa Aceh Utara Tampil di Milad 800 Samudera Pasai

Berita Terbaru