PPDI Siapkan Langkah Lawan Oknum Pemeras Kepala Desa

STENLLY LADEE

- Redaksi

Rabu, 5 Februari 2025 - 14:26 WIB

20290 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST

IST

TLii|Palu, 4 Februari 2025 – Keberadaan oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang mengaku wartawan dan kerap memeras serta menggertak kepala desa di beberapa daerah menjadi perhatian serius bagi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI). Organisasi yang mewadahi perangkat desa di seluruh Indonesia ini menilai bahwa tindakan tersebut merugikan kepala desa dan berpotensi menghambat pembangunan desa.

Ketua PPDI Merah Putih, Zulkifli Lamasana, dalam pertemuan dengan wartawan di Palu pada Selasa (4/2/2025) di salah satu kafe, menyatakan bahwa PPDI hadir untuk memberikan pendampingan kepada perangkat desa agar lebih memahami tugas dan tanggung jawab mereka dalam melayani masyarakat.

“Keberadaan PPDI ini bertujuan untuk memberikan pencerahan dan menambah wawasan para perangkat desa agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendorong pembangunan desa yang lebih maju dan transparan,” ujar Zulkifli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengakui gerah dengan tindakan oknum-oknum LSM yang memanfaatkan isu korupsi untuk menekan kepala desa. Menurutnya, kepala desa harus lebih cerdas dalam mengelola dana desa sehingga tidak memberi celah bagi pihak-pihak yang berniat melakukan pemerasan.

Sebagai langkah antisipatif, PPDI telah memprogramkan pelatihan bagi perangkat desa agar lebih kreatif dalam mengelola aplikasi PPDI. Dengan aplikasi tersebut, program dan kegiatan desa bisa disampaikan secara transparan kepada masyarakat.

“Upaya ini dilakukan untuk mematahkan langkah dan pergerakan oknum-oknum yang selalu memanfaatkan kelemahan kepala desa. Terutama bagi mereka yang menyalahgunakan dana desa untuk kepentingan pribadi, karena kasus seperti ini kerap menjadi celah bagi oknum yang mengatasnamakan wartawan atau LSM untuk memeras,” tegas Zulkifli.

PPDI berharap dengan adanya pendampingan dan pelatihan ini, perangkat desa dapat bekerja lebih profesional dan transparan dalam mengelola anggaran, sehingga pembangunan desa berjalan dengan baik tanpa ada intervensi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. SMC/RED

Berita Terkait

Pemkot Palu Ulurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh
Pemkab Poso Lestarikan Danau Poso dengan Restocking Sidat Tropis
Kemenkum Sulteng Dampingi Poso Daftarkan Indikasi Geografis Produk Lokal
Wamen Lepas Transmigran ke Poso: Transmigrasi Bukan Sekadar Pindah, tapi Bangun Daerah
Polisi Sita Rp62 Juta dan Empat Paket Sabu dalam Penggerebekan di Palu Utara
Komnas HAM RI Jalin Sinergi dengan Pemkot Palu untuk Wujudkan Kota Ramah HAM
Realisasi Pajak Daerah Kota Palu Capai 63,6 Persen, Tembus Rp255,4 Miliar Hingga September 2025
Lapak Buah Segar di Jalan Tanjung Satu Jadi Favorit Baru Warga Kota Palu

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:54 WIB

Bapas Kelas I Medan Gelar Sidang TPP, Bahas 44 Klien Pemasyarakatan

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:46 WIB

Bapas Kelas I Medan Ikuti Sosialisasi Penginputan Laporan Pendampingan Melalui Aplikasi Bimkemas

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:37 WIB

Lapas Kelas I Medan Peringati Isra Mikraj dan Wisuda Tahfidz, Perkuat Pembinaan Keagamaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:55 WIB

Perkuat Sinergi P4GN Rutan Tanjung Pura Sambut Kunjungan BNN Kab. Langkat

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:12 WIB

Lapas Padangsidimpuan Gelar Kontrol Rutin Blok Hunian untuk Jaga Keamanan

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:02 WIB

Lapas Padangsidimpuan Fasilitasi Warga Binaan dengan Kegiatan Membaca di Perpustakaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:45 WIB

Lapas Padangsidimpuan Gelar Pengajian, Wujudkan Pembinaan Spiritual bagi Warga Binaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:39 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Penling dan Sosialiasi Ops Keselamatan Toba 2026 Malam Hari

Berita Terbaru