TLii | ACEH | GAYO LUES – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Samudra (Unsam) Langsa yang tergabung dalam kelompok desa Akang Siwah dan Blangbengkik melaksanakan kegiatan penghijauan dengan menanam pohon aren di dua lokasi, yakni Desa Akang Siwah dan Desa Kute Bukit, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues. Rabu, (02/07/2025)

Sebanyak 110 batang pohon aren berhasil ditanam dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut. Program ini merupakan bagian dari kontribusi mahasiswa KKN Unsam dalam mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa melalui tanaman produktif jangka panjang.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Desa Blangbengkik, Rusdiman, dan Kepala Desa Akang Siwah, Dhody AS., S.Pd., M.H.
Rusdiman dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan penghijauan ini memiliki tujuan penting, yaitu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, mencegah erosi, serta memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat ke depan.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Unsam. Penanaman pohon aren ini tidak hanya memberikan dampak ekologis, tetapi juga ekonomi karena ke depan bisa dimanfaatkan untuk produksi gula aren dan produk turunan lainnya,” ujar Rusdiman.
Sementara itu, Dhody AS selaku Kepala Desa Akang Siwah juga berharap agar kegiatan seperti ini bisa terus berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan.
Mahasiswa KKN Unsam berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan alam sekitar.

Salah satu mahasiswa KKN, Riska Aprillia, menyampaikan bahwa pemilihan pohon aren bukan tanpa alasan. Selain mudah tumbuh di daerah perbukitan dan lereng, pohon ini juga memiliki manfaat ekonomi yang tinggi.
“Kami berharap dengan adanya penanaman pohon aren ini, masyarakat bisa merasakan manfaatnya dalam beberapa tahun ke depan. Selain untuk penghijauan, pohon ini juga bisa menjadi sumber pendapatan melalui pengolahan nira menjadi gula aren atau produk lainnya,” jelas Riska.
Kegiatan penanaman dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN bersama perangkat desa dan sejumlah warga. Selain menanam, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat mengenai cara merawat bibit pohon agar dapat tumbuh optimal.
Kepala Desa Akang Siwah, Dhody AS., S.Pd., M.H., juga menambahkan bahwa pihak desa siap mendukung dan merawat tanaman tersebut agar kelak bisa memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah memilih desa kami sebagai lokasi program. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dan memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif,” tutur Dhody.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan simbolis bibit pohon aren kepada pihak desa sebagai bentuk serah terima dan tanggung jawab pemeliharaan.
Program penghijauan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa, melalui program KKN, bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat desa, tidak hanya dalam aspek sosial dan pendidikan, tetapi juga dalam pelestarian lingkungan dan ekonomi berkelanjutan. (Red)


































