PT KAI Gajayana Tertemper Truk di Kebumen, 21 Perjalanan Kereta Alami Keterlambatan

RULI SISWEMI

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 05:46 WIB

50252 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | PT KAI DAOP 5 PURWOKERTO

28/01/2026

TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Purwokerto, 28 Januari 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto melaporkan telah terjadi insiden kecelakaan antara KA (35) Gajayana dengan sebuah truk di perlintasan sebidang JPL 582, petak jalan Prembun–Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, pada Selasa (27/1/2026) pukul 21.32 WIB.
Akibat insiden tersebut, satu jalur rel (jalur hulu) sempat tidak dapat dilalui perjalanan kereta api. Setelah dilakukan proses evakuasi dan penanganan oleh petugas, pada Rabu (28/1/2026) pukul 02.50 WIB, jalur hulu dan hilir telah kembali normal dan dapat dilalui kereta api dengan kecepatan normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, memastikan bahwa seluruh penumpang dan awak KA (35) Gajayana dalam kondisi selamat. Namun demikian, petugas penjaga perlintasan mengalami luka, sementara pengemudi truk dilaporkan meninggal dunia.

“Atas kejadian ini, KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban,” ujar As’ad.
Terkait kronologi lengkap dan penyebab insiden, pihak KAI menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

KAI Daop 5 Purwokerto kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang, mematuhi rambu-rambu, serta mengikuti aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Sebagai dampak kejadian tersebut, sebanyak 21 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan, dengan rincian antara lain KA Gajayana, Taksaka, Argo Dwipangga, Bima, Turangga, Malabar, Mutiara Selatan, dan sejumlah kereta lainnya, dengan keterlambatan berkisar antara 24 hingga 74 menit.
KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, KAI telah memberikan service recovery kepada pelanggan terdampak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Tegasnya.

(***)

Berita Terkait

Ditjenpas Pindahkan 313 Narapidana Risiko Tinggi ke Lapas Nusakambangan Dengan Pengawalan Ketat Cilacap
PTPN IV Regional 2 Antar IKM Pandai Besi Simalungun Naik Kelas, 8.126 Alat Pertanian Dilepas ke Unit Operasional
Bersama Menteri Agus Andrianto, Titiek Soeharto Dukung Model Pembinaan Kemandirian WBP Nusakambangan
KAI Daop 5 Purwokerto Tutup 184 Perlintasan Liar Demi Tingkatkan Keselamatan Perjalanan KA
PT KAI Daop 5 Purwokerto dan BPN Jateng Perkuat Sinergi Pengamanan Aset Negara
KAI Daop 5 Purwokerto Tambah 1.450 Tempat Duduk Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Libur Hari Buruh 2026, Mobilitas Penumpang KA di Daop 5 Purwokerto Meningkat Signifikan
M. As’ad Habibuddin: Refund 100% untuk Penumpang Terdampak, Bisa Lewat Loket Dan Access by KAI

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Dana Rutin Pengajian Orang Tua Desa Kutabaru Aceh Tenggara Tahun 2024 Disorot, Pj Pengulu Diminta Jelaskan Dugaan Gaji Belum Dibayarkan

Berita Terbaru