TLii | RUTAN KLS 1 TANJUNGGUSTA MEDAN
23/01/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan sekaligus menjamin keamanan konsumsi makanan bagi warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan, Kamis (22/01/2026), bertempat di Aula Saharjo Rutan Kelas I Medan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 21.00 WIB ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Rutan Kelas I Medan dengan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Provinsi Sumatera Utara. Pelatihan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari 3 orang petugas dapur dan 47 warga binaan pemasyarakatan (tamping dapur).

Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Medan, Ronny Steven Hutapea, serta Kepala Subseksi Administrasi dan Perawatan, Wisnu Jatmiko.

Rangkaian pelatihan diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh Pelaksana Harian Kepala Rutan Kelas I Medan yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, bersama Ketua HAKLI Sumatera Utara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pretest, pemaparan materi inti oleh tim HAKLI Sumut, post test, hingga penyerahan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan peserta.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali pemahaman komprehensif mengenai higiene perorangan, sanitasi lingkungan dapur, pencegahan kontaminasi silang, serta teknik pengolahan dan penyajian makanan siap saji yang aman dan sesuai dengan standar kesehatan. Seluruh materi disampaikan langsung oleh para ahli yang kompeten di bidang kesehatan lingkungan.

Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Medan, Ronny Steven Hutapea, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata Rutan Kelas I Medan dalam meningkatkan mutu layanan dasar bagi warga binaan.
“Keamanan pangan merupakan bagian penting dari pemenuhan hak dasar warga binaan. Melalui pelatihan ini, kami memastikan seluruh proses pengolahan makanan di Rutan Kelas I Medan dilaksanakan secara higienis, aman, dan sesuai standar kesehatan. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret untuk mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh penjamah pangan di lingkungan Rutan Kelas I Medan mampu menerapkan standar keamanan pangan secara konsisten, sehingga kualitas makanan bagi warga binaan tetap terjaga dan layak konsumsi, Tegasnya.
(***)


































