TLii | PT KAI DAOP V PURWOKERTO
27/03/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Purwokerto PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto resmi menghadirkan layanan Trans Banyumas di pintu barat Stasiun Purwokerto, Jumat (27/3/2026). Kehadiran layanan ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI, Pemerintah Kabupaten Banyumas, dan PT Banyumas Raya Transportasi sebagai operator.

Peresmian dilakukan oleh Sadewo Tri Lastiono bersama Vice President KAI Daop 5 Purwokerto Mohamad Arie Fathurrochman, serta Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi Ipoeng Martha Marsikun. Kegiatan diawali dengan prosesi pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya layanan Trans Banyumas yang terintegrasi langsung dengan stasiun.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyampaikan bahwa integrasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan konektivitas transportasi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perkotaan, khususnya di sekitar stasiun. Selain itu, keberadaan pintu barat diharapkan mampu mengurai kepadatan aktivitas penumpang yang selama ini terpusat di pintu timur.
Trans Banyumas akan mulai melayani masyarakat pada Sabtu, 28 Maret 2026, dengan jam operasional pukul 05.00 WIB hingga 20.00 WIB setiap hari. Layanan ini mencakup tiga koridor utama yang terintegrasi dengan Stasiun Purwokerto melalui pintu barat.
Koridor 1 melayani rute Ajibarang – Pasar Pon – Stasiun Purwokerto – Kota (SMAN 1 Purwokerto) dan terhubung dengan berbagai tujuan seperti Unsoed, Baturraden, hingga kawasan Alun-alun. Koridor 3A melayani rute Terminal Bulupitu – Tanjung – Stasiun – Unwiku – Beji – Dukuhwaluh – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) – kembali ke Terminal Bulupitu. Sementara Koridor 3B melayani rute UMP – Beji – Unwiku – Stasiun – Terminal Bulupitu, yang juga terintegrasi dengan layanan Trans Jateng menuju Purbalingga dan Banyumas Kota Lama.
Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun, menjelaskan bahwa pengguna dapat memantau rute dan posisi bus secara real-time melalui aplikasi Mitra Darat serta papan informasi elektronik yang tersedia di area drop off. Waktu tunggu antarbus berkisar antara 15 hingga 20 menit.
Dalam hal pembayaran, Trans Banyumas menerapkan sistem non-tunai menggunakan kartu e-toll dari seluruh bank maupun QRIS dari berbagai e-wallet. Tarif yang diberlakukan sebesar Rp3.900 untuk umum dan Rp2.000 untuk kategori khusus seperti pelajar, mahasiswa, lansia, dan penyandang disabilitas.
Sementara itu, VP KAI Daop 5 Purwokerto, Mohamad Arie Fathurrochman, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam menghadirkan layanan ini. Menurutnya, integrasi moda transportasi ini akan memberikan kemudahan akses lanjutan bagi pelanggan kereta api.
Pada hari normal, volume penumpang di Stasiun Purwokerto mencapai sekitar 10.000 orang per hari, dan dapat meningkat hingga 20.000 orang per hari pada masa puncak seperti angkutan Lebaran. Untuk mendukung peningkatan tersebut, KAI juga telah melakukan perluasan area parkir di sisi barat stasiun dengan kapasitas hingga 200 mobil dan 250 sepeda motor.
Kehadiran Trans Banyumas di Stasiun Purwokerto diharapkan menjadi solusi transportasi publik yang terintegrasi, efisien, serta mendukung mobilitas masyarakat yang lebih mudah dan ramah lingkungan di Kabupaten Banyumas, Pungkasnya.
(***)



























