YLI Sosialisasikan Hasil Studi Kesuburan Tanah Kebun Kopi Gayo di Bener Meriah

ZULKARNAINI

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 12:24 WIB

50103 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii.Bener Meriah – Yayasan Leuser Internasional (YLI) melakukan sosialisasi hasil baseline survey atau studi awal terkait kesuburan dan keanekaragaman hayati tanah pada perkebunan kopi di dataran tinggi Gayo, Aceh Tengah dan Bener Meriah, Provinsi Aceh, Jumat (13/3/2026).

Ketua Pengurus YLI, Said Fauzan Baabud, menyatakan studi ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperbaiki praktik budidaya kopi di kawasan Gayo.

“Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produktivitas, tetapi juga pada kesehatan tanah dan keberlanjutan ekologi perkebunan kopi arabika Gayo,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosialisasi tersebut bertujuan memaparkan kondisi awal kesehatan tanah sekaligus menjadi dasar untuk mengembangkan praktik perkebunan kopi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Hasil studi yang dipaparkan oleh Dr. Muyassir menunjukkan bahwa tingkat kesuburan tanah kategori sedang masih ditemukan di Kabupaten Bener Meriah. Sementara itu, di wilayah Aceh Tengah tingkat kesuburan tanah berada pada kategori rendah.

Studi yang dilakukan pada pertengahan tahun 2025 tersebut mengidentifikasi sejumlah faktor yang memengaruhi rendahnya kesuburan tanah di kebun kopi Gayo. Di antaranya ketersediaan pohon penaung yang belum optimal, jarak tanam penaung yang tidak sesuai, penggunaan herbisida dan pupuk kimia secara berlebihan, serta masih terbatasnya pemahaman petani terhadap praktik budidaya kopi yang baik secara organik dan ramah lingkungan.

Perwakilan Bappeda Aceh Tengah, Wahyuddin, mengatakan hasil studi tersebut sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pengembangan kopi berkelanjutan.

“Hasil studi ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk merancang program pengembangan kopi berkelanjutan di Aceh Tengah dan Bener Meriah, termasuk memperkuat peran pemerintah dalam memperbaiki praktik budidaya kopi hingga ke tingkat petani,” katanya.

Kegiatan ini dilaksanakan YLI bekerja sama dengan tim ahli dari Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) yang dipimpin oleh Dr. Ir. Muyassir, dengan dukungan dari Livelihoods Funds. Studi tersebut mencakup analisis berbagai indikator kesuburan tanah dari aspek biologis, fisik, maupun kimia.

Penelitian dilakukan di enam desa di Aceh Tengah dan sembilan desa di Bener Meriah dengan total 60 titik sampel tanah kebun kopi, masing-masing 30 titik di setiap kabupaten, menggunakan metode purposive sampling.

Win Temas Miko dari Universitas Gajah Putih (UGP) menilai studi tersebut sangat menarik dan berpotensi menjadi referensi penting dalam pengelolaan perkebunan kopi.

“Studi ini dapat menjadi acuan untuk memahami pengaruh kerapatan pohon penaung terhadap kesuburan tanah, sekaligus mendorong pemanfaatan sampah rumah tangga sebagai pupuk organik,” ujarnya.

Sosialisasi dilaksanakan di Kantor YLI, Wih Pesam, Bener Meriah, pada Kamis (12/3/2026) dan dihadiri oleh dinas terkait dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Gayo, Fakultas Pertanian Universitas Gajah Putih, perwakilan produsen kopi swasta dan koperasi, Yayasan Masyarakat Perlindungan Kopi Gayo (MPKG), serta para koordinator lapangan proyek agroforestri kopi LCF3 YLI.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan buka puasa bersama sebagai bentuk mempererat silaturahmi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung keberlanjutan kopi arabika Gayo.

(Rifan)

Berita Terkait

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Bantah Isu TV Donasi Bencana, Mantan Kalapas Blangkejeren Layangkan Hak Jawab dan Somasi ke Habaraya News
Dugaan Pengelolaan Dana BOKB Rp28 Miliar di Aceh Tenggara Disorot, LP2iM Minta Transparansi
Kampung Akang Siwah Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Mengusung Tema “Cinta Rasul, Kuatkan Iman, Tebarkan Kebaikan”
Mahasiswa PSDKU USK Gayo Lues & himagalus salurkan bantuan untuk korban kebakaran di kampung ayu
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”
Pemkab Gayo Lues Gelar Operasi Pasar Murah di 11 Kecamatan, Ini Jadwal dan Lokasinya
Kampung Akang Siwah kecamatan Blangpegayon Raih Penghargaan Kinerja Terbaik dari Bupati Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Prestasi WBP”, Lapas Perempuan Pekanbaru Tutup PORSENAP dengan Pembagian Hadiah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Dukung Program Akselerasi, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan Pertanian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Maulid Nabi di Lapas Perempuan Pekanbaru: Momentum Perbaiki Diri dan Perkuat Iman WBP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Panen Hasil Kerja Keras, Warga Binaan Lapas Perempuan Pekanbaru Buktikan Semangat Kemandirian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Rumah Gizi Lapas Perempuan Pekanbaru Jadi Ruang Edukasi dan Perlindungan Anak Warga Binaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:28 WIB

Melalui Panen Kangkung, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan dan Kemandirian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB