TLii | PT KAI DAOP V PURWOKERTO
13/04/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, PT Kereta Api Indonesia (Persero) 13 April 2026 Daop 5 Purwokerto mencatat kinerja positif pada angkutan barang selama Triwulan I 2026. Dalam periode tersebut, KAI Daop 5 berhasil mengangkut 320.064 ton barang, meningkat 4% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 308.737 ton.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menghadirkan layanan logistik yang andal, efisien, dan ramah lingkungan.

“Kami terus meningkatkan kualitas layanan angkutan barang agar menjadi pilihan utama bagi pelanggan dalam mendistribusikan barang secara tepat waktu, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kinerja operasional angkutan barang KAI Daop 5 Purwokerto juga tercermin dari tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP) yang tinggi. Pada Triwulan I 2026, ketepatan waktu keberangkatan kereta barang mencapai 99,84%, sementara ketepatan waktu kedatangan mencapai 98,50%. Capaian ini menunjukkan komitmen KAI dalam menjaga keandalan layanan logistik, sehingga pelanggan dapat mengandalkan pengiriman barang yang tepat waktu dan terjadwal.
Salah satu komoditas unggulan pada periode ini adalah angkutan bahan bakar minyak (BBM) dan bahan bakar khusus (BBK)/avtur yang mencapai 150.955 ton, atau meningkat sekitar 17% dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar 128.736 ton. Angkutan BBM, seperti pertamax, pertalite, dan solar, dilayani pada relasi Stasiun Maos (Kab. Cilacap) – Stasiun Larangan (Kab. Tegal). Sementara itu, angkutan BBK/avtur dilayani pada relasi Stasiun Cilacap – Stasiun Rewulu (Kab. Bantul).
Selain komoditas energi, KAI Daop 5 Purwokerto juga melayani berbagai jenis angkutan lainnya, seperti semen, pupuk, parcel ONS, barang hantaran paket (BHP), dan komoditas lainnya. Layanan ini turut mendukung aktivitas industri, distribusi logistik, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Kereta api sebagai moda transportasi logistik memiliki sejumlah keunggulan, antara lain kapasitas angkut besar, ketepatan waktu, tingkat keselamatan tinggi, serta bebas dari kemacetan. Keunggulan ini menjadikan kereta api sebagai solusi efektif dalam mendukung kelancaran rantai pasok nasional.
Di samping itu, pemanfaatan kereta api juga memberikan dampak positif terhadap pengurangan kepadatan lalu lintas jalan raya, menekan risiko kecelakaan, serta membantu menurunkan emisi karbon. Hal ini sejalan dengan upaya menghadirkan sistem transportasi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Ke depan, KAI Daop 5 Purwokerto akan terus melakukan inovasi dan peningkatan layanan guna mendorong pertumbuhan angkutan barang, sekaligus memperkuat konektivitas dan perekonomian di wilayah operasional.
“Kami mengajak para pelaku usaha untuk memanfaatkan layanan angkutan barang kereta api sebagai solusi logistik yang efisien, andal, dan berkelanjutan,” tutup As’ad.
(***)


































