
Kuta Cane – Timeline iNews Investigasi
Suasana pagi di halaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tampak berbeda dari biasanya. Lebih dari seratus staf, karyawan, serta petugas kebersihan taman kota memadati lokasi untuk mengikuti apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tenggara pada Senin, 6 April 2026.
Turut hadir dalam apel tersebut para pejabat Eselon II dan III di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh Tenggara. Apel ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi sekaligus mengevaluasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup, khususnya dalam penanganan sampah di wilayah perkotaan.
Dalam arahannya, Bupati Aceh Tenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Lingkungan Hidup, terutama para petugas kebersihan yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, kami memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran lingkungan hidup, khususnya petugas kebersihan yang telah bekerja keras menjaga lingkungan tetap bersih,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, meskipun masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan, upaya yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup mulai menunjukkan hasil yang dirasakan oleh masyarakat.
“Peran dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup dalam penanganan sampah sudah mulai dirasakan masyarakat,” tegasnya di hadapan peserta apel.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, M. Yani, SH, MM, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pengelolaan sampah di Kota Kutacane dan sekitarnya bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kesadaran seluruh lapisan masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat Aceh Tenggara untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kami berharap perubahan perilaku masyarakat dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, M. Yani menjelaskan bahwa terkait armada angkutan seperti dump truck dan biaya operasional, hingga saat ini masih dapat diupayakan sehingga layanan pengangkutan sampah tetap berjalan normal. Ia juga menegaskan bahwa taman kota terus dirawat agar tetap asri.
Selain itu, ia mengimbau kepada pemilik hewan ternak agar tidak membiarkan ternaknya berkeliaran di area kota, terutama di kawasan Pasar Pajak Pagi.
“Bersih itu sehat,” tutupnya.
Usai memimpin apel, kegiatan dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama. Momen ini menjadi sarana mempererat hubungan antara pimpinan dan jajaran.
(Madiansyah B.)



























