TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT
22/04/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan, 22 April 2026 Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Divre I Sumut) mengajak masyarakat untuk beralih ke layanan digital melalui aplikasi Access by KAI. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi layanan kepada pelanggan.

Momentum Hari Bumi 2026 yang mengusung tema global “Our Power, Our Planet” dimanfaatkan KAI untuk mendorong perubahan perilaku pelanggan menuju penggunaan layanan berbasis digital. Selain memberikan kemudahan, digitalisasi dinilai mampu mengurangi penggunaan sumber daya alam secara signifikan.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa tren penggunaan layanan digital di wilayah Sumatera Utara terus menunjukkan peningkatan. Berdasarkan data Triwulan I tahun 2026, sebanyak 557.304 pelanggan telah memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI.
“Jumlah tersebut mencapai sekitar 80 persen dari total 698.256 pelanggan yang dilayani KAI Divre I Sumut. Ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat terhadap kemudahan layanan digital semakin tinggi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan dapat mengakses berbagai layanan tanpa harus datang langsung ke stasiun. Layanan tersebut meliputi pemesanan tiket, perubahan jadwal (reschedule), pembatalan tiket, hingga pendaftaran face recognition untuk kemudahan proses boarding.
Selain itu, tersedia pula fitur Railfood yang memungkinkan pelanggan memesan makanan sebelum keberangkatan kereta, sehingga perjalanan menjadi lebih praktis dan nyaman.
Sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan, KAI juga mendorong penggunaan fitur E-Boarding Pass yang dapat mengurangi penggunaan kertas secara signifikan.
“Dengan E-Boarding Pass, pelanggan tidak perlu lagi mencetak tiket fisik. Ini merupakan langkah sederhana namun berdampak besar dalam mengurangi penggunaan kertas,” tambah Anwar.
Melalui berbagai inovasi digital tersebut, KAI berharap masyarakat tidak hanya merasakan kemudahan layanan, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan, Ujarnya.
“Beralih ke layanan digital bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga bentuk kepedulian kita terhadap bumi,” pungkasnya.
(***)


































