Amriya Zanur Mahasiswa Ilmu Politik Unimal Desak Pemerintah Aceh Timur Tanggap Krisis Pendidikan di Sekolah Dasar

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025 - 19:36 WIB

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tlii | Aceh | Lhokseumawe 22 Mei 2025  Krisis pendidikan kembali menjadi sorotan di Aceh Timur setelah terungkap bahwa puluhan siswa SD Negeri Seuneubok Teungoh, Kecamatan Darul Ihsan, harus belajar dalam kondisi sangat memprihatinkan—tanpa meja dan kursi, bahkan menulis sambil tiarap di lantai kosong.

Dok: SD Negeri Seuneubok Teungoh

Fakta memilukan ini diangkat setelah pemantauan langsung media pada Jumat (17/5/2025), yang menunjukkan siswa kelas 1 dan 2 menjadi kelompok paling terdampak. Mereka mengikuti proses belajar mengajar dalam kondisi tidak ergonomis, mengeluhkan sakit punggung akibat posisi menulis yang tidak layak.

Menanggapi situasi ini, Amriya Zanur, mahasiswa Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), Universitas Malikussaleh (Unimal), menyatakan keprihatinan mendalam dan mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk segera bertindak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendidikan adalah hak dasar warga negara. Apa yang terjadi di SD Negeri Seuneubok Teungoh adalah bentuk nyata kelalaian sistemik. Pemerintah daerah harus segera menanggapi laporan yang selama ini diabaikan. Tidak cukup hanya dengan alokasi anggaran, tetapi perlu pengawasan dan aksi nyata di lapangan,” tegasnya.

Amriya juga menyoroti lemahnya respons dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur yang sudah berkali-kali menerima laporan dari pihak sekolah namun tidak menunjukkan upaya konkret.

“Sudah saatnya pemerintah hadir secara serius di setiap kecamatan. Jangan tunggu viral dulu baru bertindak,” tambahnya.

Kondisi diperparah oleh sistem belajar bergilir karena keterbatasan ruang kelas. Kelas satu dan dua harus belajar secara bergantian, bahkan hanya menyapu lantai untuk persiapan ruang belajar. Situasi ini makin buruk akibat banjir berkala yang mempercepat kerusakan fasilitas sekolah.

Amriya menegaskan bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam menyaksikan krisis pendidikan terus berlangsung. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan civitas akademika untuk bersama-sama mengawal isu pendidikan agar tidak menjadi korban abai birokrasi. (Diki)

Berita Terkait

Semangat Kemerdekaan Menggema di Sekretariat DPRK Lhokseumawe, ASN dan PPPK Ikuti Beragam Lomba
PT Takabeya Mangkir dari Panggilan DPRK, Proyek Jalan Nasional Muara Satu Kian Dipertanyakan
Lindungi Anak Tak Bisa Setengah Hati, Pemko Lhokseumawe Dorong Gerak Bersama Lintas Sektor
Ada Apa dengan Distribusi Semen Padang di Krueng Geukueh? Konsumen Aceh Utara Pertanyakan Prioritas Pasokan
Lomba Masak HUT RI di Halaman Dinas Pendidikan Lhokseumawe, K3S Muara Satu Sabet Juara
Polres Lhokseumawe Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Motor, JS Masih Dalam Pengejaran
268 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan Gratis, Wali Kota Lhokseumawe Resmikan MPLS Sekolah Rakyat
Kabar Baik bagi PPPK, Pemko Lhokseumawe Perpanjang Masa Kerja dengan Skema Evaluasi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:02 WIB

Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 00:58 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Ayah Wa Raih Serambi Award 2026, Pelopor Gerakan Membumikan Alqur’an di Aceh Utara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:32 WIB

PT Takabeya Mangkir dari Panggilan DPRK, Proyek Jalan Nasional Muara Satu Kian Dipertanyakan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Ketua PWO Aceh Utara Kecam Kekerasan terhadap Wartawan, Desak Oknum TNI Diproses Hukum

Berita Terbaru