Kondisi Terkini Bener Meriah Pasca Bencana: Stok Pangan Menipis, Warga Bertahan di Tengah Gelap Gulita

ZULKARNAINI

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 22:19 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii…Bener Meriah — Selasa, 8 Desember 2025. Hampir dua pekan pascabencana, kondisi masyarakat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bener Meriah kian memprihatinkan. Stok pangan di rumah-rumah warga terus menipis, sementara sebagian besar kede (warung) mulai tutup karena persediaan barang telah habis. Tidak hanya ikan basah, bahkan ikan asin pun menghilang dari peredaran.

Sejak awal bencana, stok beras di kede-kede sudah habis dan hingga hari ini belum ada suplai baru. Sebagian warga dengan “jiwa petualang” bahkan memilih berjalan kaki menempuh jarak jauh untuk mencari kebutuhan pokok ke wilayah Bireuen dan Lhokseumawe.

Di tengah keterbatasan pangan, beberapa kampung dan dusun sempat membuka dapur umum dengan membagikan nasi seadanya per kepala keluarga. Namun upaya itu hanya mampu berjalan selama lima hari karena stok beras bantuan yang diterima kampung telah habis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, akses BBM dari arah KKA mulai terbuka meski masih sangat terbatas. Harga BBM yang beredar berkisar Rp50.000–Rp70.000 per liter. Banyak warga kini terpaksa memasak menggunakan kayu bakar akibat tidak tersedianya gas elpiji.

Jaringan telekomunikasi juga masih belum pulih. Saat ini hanya terdapat dua titik akses jaringan, itupun berbayar dan dibatasi 10 menit per orang. Kondisi ini membuat warga sulit memberikan kabar rutin kepada keluarga di luar daerah.

Saat malam tiba, masyarakat masih berselimut kegelapan karena minimnya penerangan. Aktivitas sekolah lumpuh total, sementara layanan perkantoran berjalan tidak normal. Dalam sektor perbankan, hanya Bank Aceh yang beroperasi, sementara BSI tutup total dan hanya mesin LINK yang masih berfungsi.

Warga Bener Meriah berharap doa dan dukungan dari seluruh pihak agar situasi segera membaik. Pembukaan akses jalan utama menjadi kunci agar pasokan bahan pokok — terutama beras — dapat segera masuk dan meringankan beban masyarakat.

Reporter: Zulkarnaini

Berita Terkait

Berantas Peredaran Narkoba,  Sat Res Narkoba Polres Pematangsiantar Amankan Lima Pemilik Sabu dan Ganja
Wagub Aceh Terima Audiensi MPU, Bahas Keseragaman Penerapan Hukum Mawaris
Tari Belo Mesusun Sambut Kedatangan Menteri Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga Di Agara.
Rute Belawan Penang Perlis 388 Km Dinilai Lebih Efisien dari Jalur Singapura, Tekan Biaya Logistik
Bahagiakan Warga Pedalaman Aceh, Rumah Zakat Salurkan Sapi dan Domba Donasi Flip di Desa Krung Beukah
Idul Adha 1447 H, Perta Arun Gas Tebar Ribuan Paket Qurban untuk Warga dan Insan Pers
Calon Keuchik di Lhokseumawe Harus Aktif Subuh Berjamaah, Ini Aturan Barunya
Pemkab Pidie Jaya Gelar Pengajian Rutin Bulanan Bersama Abu Mudi, Perkuat Pemahaman Syariat Islam

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:52 WIB

Pemko Langsa Pertahankan Opini WTP, Cetak Rekor 13 Kali Berturut-Turut

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:41 WIB

Wagub Aceh Salat Idul Adha di Masjid Raya Baiturrahman, Ribuan Jamaah Padati Pelataran

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:32 WIB

DPW MIM Aceh Desak Gubernur Buka Bukti Resmi Pencabutan JKA

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:20 WIB

Pemko Langsa Perkuat Tata Kelola Informasi Publik Melalui Rakor PPID se-Aceh

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:50 WIB

Fadhlullah Pimpin Rakor Pascabencana, Posko Rehab Rekon Diaktifkan Kembali

Senin, 18 Mei 2026 - 22:20 WIB

LANA Apresiasi Mualem Cabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA

Senin, 18 Mei 2026 - 13:28 WIB

SAKTI PKS Banda Aceh: Cetak Kader Patriot dan Perkuat Layanan untuk Warga

Senin, 18 Mei 2026 - 09:12 WIB

Bupati Pidie Jaya Lepas 182 Jamaah Calon Haji Kloter 13, Tekankan Pelayanan dan Keselamatan Jamaah

Berita Terbaru