TLii..Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Syariat Islam menggelar Pengajian Rutin Bulanan yang dibuka langsung oleh Bupati Pidie Jaya bersama ulama kharismatik Abu Mudi di Masjid Agung Tgk Chik Pante Geulima. Pada Jumat 22 Mei 2026.
Dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala SKPK, Kabag Setdakab, serta Kepala Sekretariat LKA/LKD dan Seluruh Para ASN dan P3K dan P3K Paruh Waktu sebagai upaya memperkuat syiar Islam dan meningkatkan pemahaman keagamaan di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.
Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME menegaskan bahwa pengajian rutin bulanan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang religius, berilmu, dan berakhlak. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi penguatan spiritual dan pemahaman syariat Islam yang benar. “Pengajian ini menjadi wadah belajar bersama, memperdalam ilmu agama, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah. Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan manfaat besar bagi aparatur pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan kehidupan sesuai tuntunan syariat,” ujar Bupati.
Dalam pengajian tersebut, Abu Mudi menyampaikan tausiyah dan membuka sesi tanya jawab terkait berbagai persoalan keagamaan, di antaranya hukum salat, hukum mubah dan sunat, ukuran kemampuan dalam ibadah, persoalan nazar, hingga hukum dan ketentuan qurban sesuai syariat Islam, termasuk penjelasan mengenai hewan qurban yang memenuhi syarat dari segi jenis, usia, kondisi fisik, kepemilikan, dan waktu penyembelihan.
Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri , ST.MM menyampaikan bahwa kegiatan pengajian rutin menjadi sarana penting dalam memperkuat pemahaman agama sekaligus membangun karakter aparatur dan masyarakat yang lebih baik. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. “Jangan hanya hadir mendengar, tetapi jadikan ilmu yang didapat sebagai pedoman dalam bekerja, bermasyarakat, dan beribadah agar membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan daerah,” pesan Wakil Bupati.
Lebih lanjut wakil Bupati Pidie jaya mengatakan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Syariat Islam menyatakan pengajian ini akan dilaksanakan secara rutin setiap Jumat ketiga setiap bulan sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan berkelanjutan. Pemerintah berharap kegiatan tersebut menjadi ruang dialog ilmiah antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam menjawab berbagai persoalan umat sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai syariat Islam di Kabupaten Pidie Jaya.



























