Gp. Matang Seulimeng Juara 1 Praktik Baik De’Best Provinsi Aceh Tahun 2024

Zul

- Redaksi

Rabu, 6 Maret 2024 - 18:10 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES INEWS | LANGSA

Kota Langsa – Gampong (Desa) Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat berhasil meraih juara 1 lomba Praktik Baik De’Best di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Tahun 2024 tingkat Provinsi Aceh yang diselenggarakan oleh BKKBN Aceh.

Pj Walikota Langsa, Syaridin, Rabu, (06/03/24) menjelaskan setelah selesainya penilaian usulan Desa (Gampong) De’Best di 1000 HPK Tahun 2024 dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif melalui percepatan penurunan stunting, pengasuhan positif di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi sangat penting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maka, lanjutnya, perwakilan BKKBN Provinsi Aceh menetapkan Gampong (Desa) Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa sebagai Juara 1 (satu) lomba Praktik Baik De’Best di 1000 HPK tahun 2024 Tingkat Provinsi Aceh.

“Alhamdulillah, patut kita syukuri Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat ditetapkan sebagai juara 1 pada ajang praktik baik De’Best di 1000 HPK Tahun 2024 Tingkat Provinsi Aceh,” sebut Syaridin.

Dia menjelaskan program tersebut dapat diikuti oleh para Geuchik lainnya. Pasalnya, mereka memiliki peran strategis dalam memastikan lingkungan yang kondusif untuk pemenuhan intervensi spesifik dan sensitif.

“Saya mengajak Gampong lain di Kota Langsa untuk berpartisipasi dalam program BKKBN ini sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya.

Kepala DP3ADALDUK dan KB Kota Langsa, Amrawati mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan Gampong yang telah mendukung program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional cq. Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak.

Ada sejumlah indikator yang menjadi acuan yaitu Indikator Input (Bobot 15%) diantaranya Ketersediaan data keluarga berisiko stunting, Keputusan Kepala Desa/Lurah untuk program penyelamatan 1000 HPK, Dukungan anggaran Desa/kelurahan untuk program penyelamatan 1000 HPK.

Selanjutnya, Indikator Proses (Bobot 30%) Persentase ibu hamil mengkonsumsi tablet tambah darah selama kehamilan, Persentase balita yang dipantau pertumbuhan dan perkembangannya, Persentase baduta 0-23 bulan yang dipantau
perkembangannya sesuai standar,

“Dan terakhir Indikator Output (Bobot 55%) Prevalensi stunting,” jelas Amrawati.

Berita Terkait

Jeffry Sentana Turun Langsung Cek Pendangkalan Krueng Langsa
Audiensi Penuh Keakraban, Pemko Langsa dan PEMA Unsam Perkuat Sinergi Pembangunan
Pasar Murah Hadir di Kota Langsa, Bantu Stabilkan Harga Jelang Idul Adha
Upacara Harkitnas Ke-118 Tahun 2026 di Kota Langsa Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna
Dukung Program Asta Cita Presiden, Polres Langsa Berhasil Ungkap Kasus 3 Kg Sabu
RRI Lhokseumawe Resmi Jadi Mitra Pemko Langsa dalam Menyampaikan Informasi Pembangunan
Bea Cukai Langsa Buka Lelang BMN Secara Online
Pemko Langsa Perkuat Tata Kelola Informasi Publik Melalui Rakor PPID se-Aceh

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:50 WIB

Kanwil Ditjenpas Kalteng Raih Penghargaan IKPA Sempurna dari KPPN Palangka Raya

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:37 WIB

Pos Bapas Kapuas Permudah Layanan Pembimbingan dan Pengawasan Klien Pemasyarakatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:31 WIB

Kepala Bapas Palangka Raya: Webinar Perkuat Wawasan Hukum Pegawai Dalam Bertugas

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:17 WIB

Ikuti Arahan Dirjenpas, Bapas Palangka Raya Siapkan Pengamanan Iduladha

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:38 WIB

Upacara Harkitnas di Kanwil Ditjenpas Kalteng, Bapas Palangka Raya Perkuat Semangat Persatuan

Senin, 18 Mei 2026 - 21:33 WIB

Bapas Palangka Raya Budidaya Terong hingga Cabai, Asah Keterampilan Pertanian Klien Pemasyarakatan

Senin, 18 Mei 2026 - 21:20 WIB

Kepala Bapas Palangkaraya Theo Adrianus: Pengelolaan Arsip Tertib Dukung Reformasi Birokrasi Di Bapas Palangka Raya

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:45 WIB

Evaluasi Berkala Dinilai Penting, Bapas Palangka Raya Bahas Kebijakan Responsif Lewat Forum Daring

Berita Terbaru