Angin Kencang Landa Kabupaten Donggala, 11 Rumah Warga Rusak

REDAKSI 1

- Redaksi

Minggu, 22 Desember 2024 - 19:10 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Donggala Sulteng- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat sedikitnya 11 unit rumah warga mengalami kerusakan akibat angin kencang yang melanda dua kecamatan di Kabupaten Donggala, pada Minggu (22/12/2024) dini hari.

“Peristiwa angin kencang terjadi di Kecamatan Banawa Selatan dan Banawa Tengah sekitar pukul 05.00 WITA,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng, Andi Sembiring, di Kota Palu.

Angin kencang yang disertai hujan ini menerjang Desa Lembasada dan Tosale di Kecamatan Banawa Selatan, serta Desa Banawa dan Salumboda di Kecamatan Banawa Tengah. Berdasarkan asesmen sementara, dua rumah rusak di Desa Lembasada dan satu rumah di Desa Tosale, dengan tiga kepala keluarga (KK) terdampak di Kecamatan Banawa Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Kecamatan Banawa Tengah, dampaknya lebih parah. Dua rumah warga rusak berat dan tiga rumah rusak ringan di Desa Salumboda. Selain itu, tiga rumah rusak berat di Desa Towale, menyebabkan delapan kepala keluarga (KK) terdampak.

“Empat keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, namun syukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambah Andi.

Saat ini, situasi di Kecamatan Banawa Tengah masih dilanda angin kencang. Kebutuhan mendesak bagi warga terdampak masih dalam proses pendataan oleh pihak BPBD.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Donggala telah dikerahkan untuk berkoordinasi dengan aparat desa setempat. Tim juga melakukan asesmen lebih lanjut dan membantu warga yang terdampak, termasuk mendistribusikan bantuan awal.

Andi menyampaikan bahwa BPBD telah memaksimalkan ketersediaan pos peralatan sebagai tempat penyiapan logistik dan peralatan penanggulangan bencana. “Pos ini sangat penting untuk memperpendek jarak distribusi peralatan ke lokasi bencana, khususnya dalam mengantisipasi bencana hidrometeorologi seperti ini,” jelasnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Berita Terkait

Berantas Peredaran Narkoba,  Sat Res Narkoba Polres Pematangsiantar Amankan Lima Pemilik Sabu dan Ganja
Wagub Aceh Terima Audiensi MPU, Bahas Keseragaman Penerapan Hukum Mawaris
Tari Belo Mesusun Sambut Kedatangan Menteri Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga Di Agara.
Rute Belawan Penang Perlis 388 Km Dinilai Lebih Efisien dari Jalur Singapura, Tekan Biaya Logistik
Bahagiakan Warga Pedalaman Aceh, Rumah Zakat Salurkan Sapi dan Domba Donasi Flip di Desa Krung Beukah
Idul Adha 1447 H, Perta Arun Gas Tebar Ribuan Paket Qurban untuk Warga dan Insan Pers
Calon Keuchik di Lhokseumawe Harus Aktif Subuh Berjamaah, Ini Aturan Barunya
Pemkab Pidie Jaya Gelar Pengajian Rutin Bulanan Bersama Abu Mudi, Perkuat Pemahaman Syariat Islam

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:52 WIB

Pemko Langsa Pertahankan Opini WTP, Cetak Rekor 13 Kali Berturut-Turut

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:41 WIB

Wagub Aceh Salat Idul Adha di Masjid Raya Baiturrahman, Ribuan Jamaah Padati Pelataran

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:32 WIB

DPW MIM Aceh Desak Gubernur Buka Bukti Resmi Pencabutan JKA

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:20 WIB

Pemko Langsa Perkuat Tata Kelola Informasi Publik Melalui Rakor PPID se-Aceh

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:50 WIB

Fadhlullah Pimpin Rakor Pascabencana, Posko Rehab Rekon Diaktifkan Kembali

Senin, 18 Mei 2026 - 22:20 WIB

LANA Apresiasi Mualem Cabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA

Senin, 18 Mei 2026 - 13:28 WIB

SAKTI PKS Banda Aceh: Cetak Kader Patriot dan Perkuat Layanan untuk Warga

Senin, 18 Mei 2026 - 09:12 WIB

Bupati Pidie Jaya Lepas 182 Jamaah Calon Haji Kloter 13, Tekankan Pelayanan dan Keselamatan Jamaah

Berita Terbaru