Gubernur Sulteng Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal dalam Festival Persahabatan

REDAKSI 1

- Redaksi

Minggu, 2 Februari 2025 - 12:15 WIB

5069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura (kanan) menerima audiensi Koordinator Festival Persahabatan, Jakob Wendesten, di ruang kerjanya pada Jumat (31/1/2025). (Foto : Ro Adpim Sulteng).

Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura (kanan) menerima audiensi Koordinator Festival Persahabatan, Jakob Wendesten, di ruang kerjanya pada Jumat (31/1/2025). (Foto : Ro Adpim Sulteng).

TLii| SULTENG- Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdy Mastura, menerima audiensi dari Koordinator Festival Persahabatan, Jakob Wendesten, di ruang kerjanya pada Jumat (31/1/2025). Dalam pertemuan ini, gubernur menekankan pentingnya memahami nilai-nilai kearifan lokal dalam penyelenggaraan acara tersebut.

Menjaga Sensitivitas Budaya dan Keberagaman

Gubernur menegaskan bahwa budaya Indonesia, khususnya di Sulteng, memiliki perbedaan mendasar dengan budaya Barat dalam memandang kebebasan beragama. Oleh karena itu, ia meminta agar panitia festival memahami serta menghormati sensitivitas masyarakat setempat dalam menjaga keberagaman.

“Budaya Indonesia berbeda dengan luar negeri,” ujar Gubernur Rusdy Mastura. Ia berharap agar tidak terjadi miskomunikasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, mengingat acara ini akan melibatkan tokoh internasional dari luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Indonesia belum seperti Eropa dalam hal kebebasan beragama, sehingga panitia diingatkan agar tetap menghormati norma-norma yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Sulteng. “Saya minta ini dijaga,” tegasnya.

Komitmen Panitia dalam Pelaksanaan Festival

Menanggapi arahan gubernur, Jakob Wendesten menyampaikan rasa terima kasih dan memastikan bahwa Festival Persahabatan akan tetap menghormati kearifan lokal.

Ia menegaskan bahwa festival akan diselenggarakan di ruang tertutup dan diperuntukkan khusus bagi umat Nasrani.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Pak Gubernur,” kata Wendesten. Panitia berkomitmen untuk memastikan acara berlangsung dengan baik tanpa menimbulkan keresahan di masyarakat.

Gubernur berharap agar festival ini dapat menjadi ajang persahabatan yang tetap menghargai keberagaman budaya dan kepercayaan di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah. Humas PEMPROV SULTENG

Berita Terkait

Pemkot Palu Ulurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh
Pemkab Poso Lestarikan Danau Poso dengan Restocking Sidat Tropis
Kemenkum Sulteng Dampingi Poso Daftarkan Indikasi Geografis Produk Lokal
Wamen Lepas Transmigran ke Poso: Transmigrasi Bukan Sekadar Pindah, tapi Bangun Daerah
Polisi Sita Rp62 Juta dan Empat Paket Sabu dalam Penggerebekan di Palu Utara
Komnas HAM RI Jalin Sinergi dengan Pemkot Palu untuk Wujudkan Kota Ramah HAM
Realisasi Pajak Daerah Kota Palu Capai 63,6 Persen, Tembus Rp255,4 Miliar Hingga September 2025
Lapak Buah Segar di Jalan Tanjung Satu Jadi Favorit Baru Warga Kota Palu

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:52 WIB

Pemko Langsa Pertahankan Opini WTP, Cetak Rekor 13 Kali Berturut-Turut

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:41 WIB

Wagub Aceh Salat Idul Adha di Masjid Raya Baiturrahman, Ribuan Jamaah Padati Pelataran

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:32 WIB

DPW MIM Aceh Desak Gubernur Buka Bukti Resmi Pencabutan JKA

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:20 WIB

Pemko Langsa Perkuat Tata Kelola Informasi Publik Melalui Rakor PPID se-Aceh

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:50 WIB

Fadhlullah Pimpin Rakor Pascabencana, Posko Rehab Rekon Diaktifkan Kembali

Senin, 18 Mei 2026 - 22:20 WIB

LANA Apresiasi Mualem Cabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA

Senin, 18 Mei 2026 - 13:28 WIB

SAKTI PKS Banda Aceh: Cetak Kader Patriot dan Perkuat Layanan untuk Warga

Senin, 18 Mei 2026 - 09:12 WIB

Bupati Pidie Jaya Lepas 182 Jamaah Calon Haji Kloter 13, Tekankan Pelayanan dan Keselamatan Jamaah

Berita Terbaru