Krisis di Gaza: Rumah Sakit Al-Awda Kekurangan Pasokan Medis di Tengah Serangan Israel

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 7 November 2024 - 08:32 WIB

50189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Gaza Utara, 6 November 2024 – Rumah Sakit Al-Awda di Gaza Utara menghadapi kesulitan besar dalam merawat puluhan korban luka akibat serangan Israel yang terus berlanjut selama lebih dari sebulan.

Direktur Rumah Sakit Al-Awda, Mohammad Saleha, mengungkapkan pada Rabu malam bahwa rumah sakit tersebut mengalami kekurangan parah dalam pasokan obat-obatan dan bahan medis selama lebih dari tiga bulan, diperburuk dengan terbatasnya pasokan bahan bakar yang telah berlangsung selama sebulan.

Saleha menjelaskan bahwa pada Rabu pagi generator kecil rumah sakit yang mendukung operasional minimum akhirnya rusak karena kekurangan bahan bakar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami terpaksa menggunakan generator utama yang mengonsumsi lebih banyak bahan bakar untuk melakukan empat operasi bagi pasien kritis,” ungkapnya.

Serangan terus menerus terhadap kendaraan darurat, termasuk ambulans dari rumah sakit Al-Awda, Kamal Adwan, dan unit pertahanan sipil, semakin memperburuk situasi.

Saleha melaporkan bahwa ambulans kini berhenti beroperasi akibat serangan ini, memaksa warga mengangkut korban luka ke rumah sakit dengan berjalan kaki atau menggunakan gerobak darurat, yang menambah risiko keterlambatan penanganan medis.

Dengan kondisi medis yang kian memburuk, satu-satunya ahli bedah di Gaza Utara terus melakukan operasi darurat untuk menangani kasus-kasus kritis yang masuk setiap hari.

Saleha mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) agar segera mengirim pasokan bahan bakar, obat-obatan, dan makanan untuk mendukung layanan medis di Gaza Utara.

Militer Israel telah melakukan serangan di Gaza Utara sejak 5 Oktober dengan tujuan menghambat Hamas, sementara blokade ketat di wilayah tersebut membatasi akses terhadap bantuan kemanusiaan.

Otoritas kesehatan Palestina melaporkan bahwa lebih dari 1.800 orang tewas sejak serangan dimulai, dan krisis ini telah menyebabkan sebagian besar penduduk Gaza berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan.

Berita Terkait

“Akankah Sang Senior Muslim Agani Mengungkap Jejak di Balik Sengketa Tanah Seuneubok Bayu?”
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha
Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung
Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan
Semarakkan HUT RI ke-81, Turnamen Silapong 5 Resmi Berakhir dan Bakal Digelar Setiap Tahun
PBVSI Banda Aceh Siap mengirimkan Tim Bola Voli jika Pra PORA Bola Voli dilaksanakan oleh PBVSI Aceh
Dua Peserta Tak Mendapat Sertifikat, Pelatihan Dinsos Pidie Jaya Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:02 WIB

Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 00:58 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Ayah Wa Raih Serambi Award 2026, Pelopor Gerakan Membumikan Alqur’an di Aceh Utara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:32 WIB

PT Takabeya Mangkir dari Panggilan DPRK, Proyek Jalan Nasional Muara Satu Kian Dipertanyakan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Ketua PWO Aceh Utara Kecam Kekerasan terhadap Wartawan, Desak Oknum TNI Diproses Hukum

Berita Terbaru