TIMELINES iNEWS Investigasi | BANDA ACEH — Kabar duka menyelimuti Aceh. Wakil Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Teuku Hendra Budiansyah, meninggal dunia di Rumah Sakit Kesdam Banda Aceh, Minggu (12/10/2025) sekitar pukul 14.15 WIB.
Almarhum berusia 45 tahun, lahir di Banda Aceh, 23 Oktober 1980, dikenal sebagai sosok muda yang aktif, berdedikasi, dan memiliki kiprah luas di bidang sosial serta politik. Ia merupakan putra dari almarhumah Cut Nur Asikin, tokoh perempuan Aceh yang dikenal sebagai “Singa Podium” dan berperan penting dalam gerakan referendum Aceh.
Sebelum menjabat sebagai Wakil Kepala BPKS, Hendra Budian pernah menjadi anggota DPRK Banda Aceh periode 2019–2024. Ia dilantik sebagai Wakil Kepala BPKS Sabang periode 2025–2030 oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) pada 4 Agustus 2025, menggantikan Abdul Manan.
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab wafatnya. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa almarhum sempat mengeluhkan penyakit asam lambung dan diduga mengalami serangan jantung sebelum mendapatkan perawatan medis di RS Kesdam.
Kabar kepergian Teuku Hendra Budiansyah dengan cepat menyebar melalui media sosial dan grup WhatsApp, terutama di kalangan masyarakat Sabang serta internal BPKS. Kepala BPKS Sabang, Iskandar Zulkarnaen, membenarkan kabar duka tersebut.
Almarhum yang juga dikenal sebagai pemilik Hotel Rajawali Lampulo telah dibawa ke rumah duka di Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh. Ia meninggalkan seorang istri dan lima anak — empat putra dan satu putri.
Selamat jalan, Teuku Hendra Budiansyah. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT.
*[Yahbit]



























