PIDIE JAYA – Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, memaparkan tiga prioritas strategis pemerintah daerah dalam percepatan pemulihan pascabencana saat menerima audiensi jajaran Serambi Indonesia di ruang tamu Bupati Pidie Jaya, Kamis (11/6/2026).
Audiensi yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan media dalam mendukung pembangunan serta percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi Asisten Administrasi Umum Setdakab Pidie Jaya, Helmi, serta Plt. Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Pidie Jaya dan staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Pidie Jaya.
Berbagai isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, sektor pendidikan, hingga peran media dalam menyampaikan informasi pembangunan secara objektif, akurat, dan konstruktif kepada masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa fokus utama Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya saat ini adalah pemulihan pascabencana melalui rehabilitasi infrastruktur, normalisasi Krueng Meureudu, perlindungan kawasan permukiman, pemulihan sektor pertanian, serta percepatan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.
Menurutnya, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerintah daerah terus berupaya memperjuangkan dukungan dari pemerintah pusat guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Berbagai langkah telah dilakukan, di antaranya normalisasi sungai, pembangunan bronjong, serta mendorong percepatan program rehabilitasi dan rekonstruksi pada aliran Krueng Meureudu sepanjang sekitar 46 kilometer yang terdampak banjir,” ujar Bupati.
Sibral Malasyi juga berharap sinergi antara pemerintah, media, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat demi mempercepat kebangkitan Pidie Jaya pascabencana.
Menurutnya, bencana yang terjadi harus menjadi momentum untuk membangun daerah yang lebih tangguh, aman, dan berkelanjutan.
“Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bekerja. Yang dibutuhkan hari ini adalah kolaborasi, kepedulian, dan dukungan semua pihak agar Pidie Jaya dapat bangkit lebih cepat serta memberikan rasa aman dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan media dalam mengawal proses pemulihan serta pembangunan daerah secara berkelanjutan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pidie Jaya.



























