TLii|Poso, Sulteng- Anggota DPRD Kabupaten Poso dari Fraksi Partai Demokrat, H. Masyhudi, yang akrab disapa Haji Udi, mengimbau masyarakat di Kecamatan Pamona Selatan dan Pamona Tenggara agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya atau bersifat hoaks, khususnya terkait isu-isu bencana alam seperti gempa bumi.
Menurut Haji Udi, informasi yang tidak akurat justru bisa menimbulkan keresahan dan kekhawatiran berlebihan di tengah masyarakat.
“harusnya masyarakat untuk tetap tenang dan tidak langsung mempercayai kabar-kabar simpang siur. Ikuti informasi resmi dari instansi seperti BMKG atau BPBD. Jangan sampai hoaks menambah kekhawatiran kita,” ujarnya saat ditemui media ini saat beliau duduk santai bersama warga di depan kantor desa Mayajaya , kecamatan pamona selatan, Senin sore (28/7/2025).
Lebih lanjut, ia mengimbau agar warga tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan, serta tak lupa memanjatkan doa untuk keselamatan bersama.
Hingga saat ini, berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa yang mengguncang wilayah Poso tergolong dangkal. Gempa tersebut dipicu oleh aktivitas sesar aktif di zona Sesar Poso, dengan mekanisme pergerakan geser (strike-slip).
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah menyebutkan bahwa gempa telah mengakibatkan kerusakan pada sedikitnya 106 rumah warga dan menyebabkan sebanyak 2.011 jiwa terpaksa mengungsi. Empat desa yang terdampak paling parah adalah Desa Tokilo, Tindoli, Tolambo, dan Pendolo.
Haji Udi menegaskan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama, dan pihaknya dan instansi terkait selalu memantau dan mendukung langkah-langkah penanganan yang dilakukan pemerintah daerah.
“Mari kita saling menguatkan dan menjaga solidaritas antar warga. Ini saatnya kita bersatu menghadapi bencana ini dengan tenang dan penuh kewaspadaan,” tutupnya. TEN



























