Antarkan Bontot Anaknya Ke Sekolah, Orang Tua Siswa : Kami Takut Anak Kami Keracunan

SAHAT HALOMOAN TAMPUBOLON

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 10:52 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|SUMUT|SIANTAR, Sejumlah orang tua siswa yang mengantarkan bekal anaknya ke sekolah karena tidak percaya dengan program pemerintah pusat Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Pantauan di SMA Negeri 2 Kota Pematangsiantar di jalan Patuan Anggi, orang tua siswa berbondong-bondong mengirimkan makanan bontot ke pos satpam supaya bisa di makanannya jemput.

Salah satu orang tua siswa Marga Sidabutar mengatakan bahwa ada ketakutan orang tua makanan MBG ini kualitasnya bisa dipertanyakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami takut kalau anak-anak kami ini makan-makanan yang tidak sehat, lebih baik kami belikan nasi Padang 10.000 lebih bergizi daripada makanan seharga 10.000 yang dimasak untuk 3000 orang siswa,” katanya.

Lebih lanjut kata dia, bahwa mereka takut anak-anak mereka keracunan makanan seperti MBG yang sering di berikan secara nasional.

Salah satu guru SMA Negeri 2 Kota Siantar Marga Silalahi mengatakan Alangkah baiknya kalau dibagikan saja uangnya biar anak orang tua yang buat makanannya .

“Dibagikan saja uangnya kepada orangtua siswa, para orang tua itu lebih tahu apa yang bisa di makan anaknya dan masakan orang tua lebih terjamin,” ucapnya.

Masih kata Silalahi, kalian lihatlah ini, bontot-bontot ini nanti jam 12 udah penuh di pos satpam kami ini.

“Ini bisa jadi bukti kalau orang tua lebih yakin dengan masakannya sendiri daripada masakan orang lain apalagi dengan makanan MBG melihat apa yang terjadi di daerah lain yang keracunan makanan, ataupun nasi yang baru ikan yang baru,” tutupnya.

Berita Terkait

Kolaborasi PT PPK-PT PIL Kuatkan Konektivitas Logistik, Dorong Pertumbuhan Industri di Kuala Tanjung
Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Subsidi Di Kelurahan Perbangunan Sei Kepayang
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
LANA Libatkan Kejaksaan Awasi MBG di Aceh Barat, Dorong Transparansi Penggunaan Anggaran Negara
SMKN 2 Kutacane Cetak Generasi untuk dunia usaha
Gerak Ceria, Pikiran Bahagia: Mahasiswa Psikologi IAIN Langsa Pulihkan Semangat Lansia Pascabanjir

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:47 WIB

Bukan Sekadar Modal, LANA Minta Investasi Beri Manfaat Nyata

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:04 WIB

Ada Apa di Balik Program MBG Aceh Barat? LANA Desak Kejari Aceh Barat Usut Program MBG, Dugaan Mark Up dan Kelebihan Bayar Jadi Sorotan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:29 WIB

LANA-Ibadah Bukan Kewajiban Birokrasi

Senin, 18 Mei 2026 - 15:46 WIB

LANA Apresiasi Mualem Cabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:50 WIB

LANA Desak Kejari Aceh Barat Bongkar Mafia Tambang Ilegal dan Usut Penjualan Emas Hasil Kejahatan Lingkungan

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:03 WIB

LANA Desak DPRA Gunakan Hak Interpelasi terhadap Gubernur Aceh, Soroti Polemik JKA dan Pergub Kontroversial

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:10 WIB

LANA Soroti Kinerja Penanganan Banjir, Desak Evaluasi Kepemimpinan Bupati Aceh Barat

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:53 WIB

LANA Kritik Bupati Aceh Barat, Nilai Penanganan Banjir Minim Inisiatif

Berita Terbaru