Kemensos RI Kerahkan 20 Tagana Pusat sebagai Special Koki, Perkuat Operasi Dumlap 600 Tagana Aceh di 13 Daerah Terdampak Banjir

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 22:56 WIB

5047 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES iNEWS Investigasi | Aceh – Operasi penanganan darurat banjir di Aceh mendapat dorongan signifikan setelah Kementerian Sosial RI mengerahkan 20 personel Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Pusat yang memiliki kompetensi khusus sebagai Special Koki. Mereka dikirim untuk memperkuat operasional Dapur Umum Lapangan (Dumlap) yang menjadi penopang utama kebutuhan pangan pengungsi di berbagai wilayah.

Kedatangan 20 TAGANA Pusat ini merupakan tindak lanjut atas penugasan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos RI yang sebelumnya telah mengutus PIC Penanganan Darurat Bencana Aceh, Kang Adox Hermawan. Sosok Adox dikenal luas di kalangan TAGANA Indonesia sebagai instruktur dan inspirator senior Kemensos yang berpengalaman melatih relawan di berbagai daerah bencana.

Menurut Sub Koordinator PSKBA Dinas Sosial Aceh, Yanyan Rahmad, A.Ks., M.Si., pengiriman TAGANA Pusat bukan sekadar penambahan personel, tetapi sebuah penguatan strategis untuk memastikan layanan makanan siap saji berjalan tanpa henti di seluruh titik pengungsian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Penguatan sumber daya TAGANA ini sangat penting agar pendistribusian makanan siap saji dan layanan Dumlap tetap berjalan optimal di semua titik pengungsian,” ujar Yanyan.

Para TAGANA Utusan Pusat ini akan langsung bergabung dengan 600 TAGANA Aceh yang telah tersebar di 13 kabupaten/kota terdampak banjir hidrometeorologi, yakni Pidie Jaya, Pidie, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang. Di banyak wilayah, akses masih terputus akibat jembatan ambruk dan jalan longsor, sehingga suplai logistik sangat bergantung pada Dumlap.

Dampak infrastruktur yang rusak menuntut penanganan ekstra. Salah satu titik kritis berada di kawasan Jembatan Kuta Blang, yang hanya bisa dilintasi dengan perahu kecil setelah akses utama runtuh dihantam derasnya arus. Ratusan warga di wilayah ini masih mengandalkan makanan siap saji dari Dumlap, sementara minimnya posko membuat sebagian masyarakat terpaksa bermalam di pinggir sungai dan teras toko.

> “Banyak warga menunggu penyeberangan bot sejak pagi dan terpaksa tidur di sembarang tempat karena tidak adanya posko dan tenda istirahat. Ini sangat mendesak, terutama bagi anak-anak dan lansia,” kata Yanyan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, S.E., M.M., telah menugaskan Yanyan Rahmad untuk mengawal seluruh kebutuhan logistik Dumlap serta memperkuat koordinasi TAGANA di lapangan. Hal ini mencakup pengawasan suplai bahan pangan, pemenuhan air bersih, hingga memastikan kapasitas produksi makanan siap saji dapat memenuhi kebutuhan harian para pengungsi.

Chaidir menegaskan bahwa dukungan Kemensos—baik pengiriman logistik dasar, relawan Tagana Pusat, maupun supervisi lapangan—sangat krusial untuk mempercepat pemulihan di tengah kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

Sebagai upaya menutup celah komunikasi di wilayah terisolasi, Dinas Sosial Aceh juga membekali TAGANA di lapangan dengan Handy Talky (HT). Penguatan komunikasi ini diyakini dapat mempermudah koordinasi antartim dan mempercepat respons jika terjadi kondisi darurat di titik-titik pengungsian baru.

Dengan total lebih dari 620 TAGANA kini bergerak serentak, pemerintah berharap distribusi bantuan pangan, logistik, layanan Dumlap, serta perlindungan sosial dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak secara merata. Penguatan personel dan peralatan ini diharapkan mampu menjaga layanan kemanusiaan berjalan stabil hingga masa tanggap darurat dinyatakan selesai.
*[Yahbit]

Berita Terkait

Nasi Biru–Ungu di Program MBG Ulee Jalan Picu Kecemasan, Warga Sorot Dugaan Makanan Minim Gizi dan Tak Layak Konsumsi
Humas PNL Nahkodai Forum Humas PT Aceh, Muhammad Hatta Terpilih Ketua FHPTA
282 Kasur Digelontorkan, Dinsos Lhokseumawe Perkuat Kesejahteraan Panti Asuhan
Anak Bukan Taruhan, Bunda PAUD Lhokseumawe Warning Keras Pengelola TPA
Pemko Lhokseumawe Gelar Diseminasi, Tahapan Pemilihan Keuchik Serentak 
Latihan Olah Strategi dan Tactical Floor Game Tingkatkan Kesiapan Polda Aceh Hadapi May Day 2026
Bupati Pidie Jaya Serahkan Ambulans Bantuan Presiden untuk Puskesmas Meureudu
Ambulans Bantuan Presiden Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Pidie Jaya Tekankan Perawatan dan Kinerja

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:07 WIB

Humas PNL Nahkodai Forum Humas PT Aceh, Muhammad Hatta Terpilih Ketua FHPTA

Selasa, 28 April 2026 - 21:00 WIB

282 Kasur Digelontorkan, Dinsos Lhokseumawe Perkuat Kesejahteraan Panti Asuhan

Selasa, 28 April 2026 - 20:55 WIB

Anak Bukan Taruhan, Bunda PAUD Lhokseumawe Warning Keras Pengelola TPA

Selasa, 28 April 2026 - 20:50 WIB

Pemko Lhokseumawe Gelar Diseminasi, Tahapan Pemilihan Keuchik Serentak 

Selasa, 28 April 2026 - 20:36 WIB

Latihan Olah Strategi dan Tactical Floor Game Tingkatkan Kesiapan Polda Aceh Hadapi May Day 2026

Selasa, 28 April 2026 - 15:29 WIB

Bupati Pidie Jaya Serahkan Ambulans Bantuan Presiden untuk Puskesmas Meureudu

Selasa, 28 April 2026 - 13:44 WIB

Ambulans Bantuan Presiden Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Pidie Jaya Tekankan Perawatan dan Kinerja

Selasa, 28 April 2026 - 12:52 WIB

BNNP Aceh–FISIP UIN Tanda Tangan MoA: Integrasi Ilmu dan Aksi Lawan Narkoba di Aceh

Berita Terbaru

Oplus_131072

SUMATERA UTARA

Bersatu Lawan Narkoba, Lapas Lubuk Pakam Hadiri Rakor Strategis P4GN

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:16 WIB

Oplus_131072

MEDAN

Rabu, 29 Apr 2026 - 14:20 WIB