TLii [] MEUREUDU – Kekosongan jabatan di sejumlah dinas strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya akhirnya mulai terjawab. Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, resmi mengumumkan penunjukan pelaksana tugas (Plt) kepala dinas dan camat.
Pengumuman tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi yang sempat berkembang di kalangan aparatur sipil negara (ASN) pasca pelantikan pejabat eselon II beberapa waktu lalu.
Dalam keterangannya, Bupati Sibral Malasyi menyampaikan bahwa penunjukan Plt dilakukan guna memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal, terutama pada sektor-sektor vital yang sebelumnya mengalami kekosongan pimpinan.
“Penunjukan ini penting agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dan program pembangunan tetap berjalan,” ujarnya.
Adapun pejabat yang ditunjuk sebagai Plt, yakni Muhammad Nur, SP, M.Si sebagai Kepala Dinas Pertanian, drh. Amirullah, M.Si sebagai Kepala Dinas Perkebunan, Fakhri, SH, MM sebagai Kepala Dinas Kominfo, serta Ir. Edi Saputra, ST, MT sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum.
Selain itu, Fuad Ansari, S.STP ditunjuk sebagai Kepala BKPSDM, dr. Muhammad Aditya Jamin, M.Km sebagai Direktur RSUD, Rahmat Qadri Nasrun, SH, MH sebagai Kepala DPMPTSP, dan Okta Handipa, M.Arch sebagai Kepala Pelaksana BPBD.
Untuk tingkat kecamatan, Maulidin Fonna, S.STP, M.Tr.IP dipercaya sebagai Camat Panteraja dan Muhammad, SKM sebagai Camat Trienggadeng.
Penunjukan ini dinilai krusial mengingat sejumlah posisi tersebut mengelola sektor strategis, mulai dari pertanian, infrastruktur, hingga layanan kesehatan masyarakat melalui RSUD Pidie Jaya.
Langkah cepat pemerintah daerah ini juga menjadi sinyal percepatan konsolidasi birokrasi setelah sebelumnya sempat mendapat sorotan terkait lambatnya rotasi jabatan.
Meski demikian, status sebagai pelaksana tugas menunjukkan bahwa pengisian jabatan belum bersifat definitif. Publik kini menanti langkah lanjutan pemerintah daerah terkait penetapan pejabat tetap di posisi-posisi tersebut. ( ***)

































