Kekosongan Jabatan Mulai Terisi, Bupati Pidie Jaya Tunjuk Sejumlah Plt Kepala Dinas dan Camat

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 12:22 WIB

50301 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii [] MEUREUDU – Kekosongan jabatan di sejumlah dinas strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya akhirnya mulai terjawab. Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, resmi mengumumkan penunjukan pelaksana tugas (Plt) kepala dinas dan camat.

Pengumuman tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi yang sempat berkembang di kalangan aparatur sipil negara (ASN) pasca pelantikan pejabat eselon II beberapa waktu lalu.

Dalam keterangannya, Bupati Sibral Malasyi menyampaikan bahwa penunjukan Plt dilakukan guna memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal, terutama pada sektor-sektor vital yang sebelumnya mengalami kekosongan pimpinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penunjukan ini penting agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dan program pembangunan tetap berjalan,” ujarnya.

Adapun pejabat yang ditunjuk sebagai Plt, yakni Muhammad Nur, SP, M.Si sebagai Kepala Dinas Pertanian, drh. Amirullah, M.Si sebagai Kepala Dinas Perkebunan, Fakhri, SH, MM sebagai Kepala Dinas Kominfo, serta Ir. Edi Saputra, ST, MT sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum.

Selain itu, Fuad Ansari, S.STP ditunjuk sebagai Kepala BKPSDM, dr. Muhammad Aditya Jamin, M.Km sebagai Direktur RSUD, Rahmat Qadri Nasrun, SH, MH sebagai Kepala DPMPTSP, dan Okta Handipa, M.Arch sebagai Kepala Pelaksana BPBD.

Untuk tingkat kecamatan, Maulidin Fonna, S.STP, M.Tr.IP dipercaya sebagai Camat Panteraja dan Muhammad, SKM sebagai Camat Trienggadeng.

Penunjukan ini dinilai krusial mengingat sejumlah posisi tersebut mengelola sektor strategis, mulai dari pertanian, infrastruktur, hingga layanan kesehatan masyarakat melalui RSUD Pidie Jaya.

Langkah cepat pemerintah daerah ini juga menjadi sinyal percepatan konsolidasi birokrasi setelah sebelumnya sempat mendapat sorotan terkait lambatnya rotasi jabatan.

Meski demikian, status sebagai pelaksana tugas menunjukkan bahwa pengisian jabatan belum bersifat definitif. Publik kini menanti langkah lanjutan pemerintah daerah terkait penetapan pejabat tetap di posisi-posisi tersebut. ( ***)

Berita Terkait

Kolaborasi PT PPK-PT PIL Kuatkan Konektivitas Logistik, Dorong Pertumbuhan Industri di Kuala Tanjung
Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Subsidi Di Kelurahan Perbangunan Sei Kepayang
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
LANA Libatkan Kejaksaan Awasi MBG di Aceh Barat, Dorong Transparansi Penggunaan Anggaran Negara
SMKN 2 Kutacane Cetak Generasi untuk dunia usaha
Gerak Ceria, Pikiran Bahagia: Mahasiswa Psikologi IAIN Langsa Pulihkan Semangat Lansia Pascabanjir

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:47 WIB

Bukan Sekadar Modal, LANA Minta Investasi Beri Manfaat Nyata

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:04 WIB

Ada Apa di Balik Program MBG Aceh Barat? LANA Desak Kejari Aceh Barat Usut Program MBG, Dugaan Mark Up dan Kelebihan Bayar Jadi Sorotan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:29 WIB

LANA-Ibadah Bukan Kewajiban Birokrasi

Senin, 18 Mei 2026 - 15:46 WIB

LANA Apresiasi Mualem Cabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:50 WIB

LANA Desak Kejari Aceh Barat Bongkar Mafia Tambang Ilegal dan Usut Penjualan Emas Hasil Kejahatan Lingkungan

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:03 WIB

LANA Desak DPRA Gunakan Hak Interpelasi terhadap Gubernur Aceh, Soroti Polemik JKA dan Pergub Kontroversial

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:10 WIB

LANA Soroti Kinerja Penanganan Banjir, Desak Evaluasi Kepemimpinan Bupati Aceh Barat

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:53 WIB

LANA Kritik Bupati Aceh Barat, Nilai Penanganan Banjir Minim Inisiatif

Berita Terbaru