Pernyataan Ketua DPC Partai Gerindra Kontradiktif Dengan Pernyataan Pj. Bupati Simeulue. Ada Apa??

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Selasa, 2 Juli 2024 - 14:43 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernyataan Ketua DPC Partai Gerindra Kontradiktif Dengan Pernyataan Pj. Bupati Simeulue. Ada Apa??

Pernyataan Ketua DPC Partai Gerindra Kontradiktif Dengan Pernyataan Pj. Bupati Simeulue. Ada Apa??

TLII>>Simeulue,Baru-baru ini publik dikejutkan oleh pernyataan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Simeulue, dalam sebuah rekaman suara yang telah beredar Amsarudin menyebutkan bahwa Ahmadlyah telah menjadi kader partai, posisinya pun tak tanggung-tanggung menjadi penasehat partai besutan Prabowo tersebut kartu anggotanya pun telah dikeluarkan.

Mendengar hal tersebut sontak Ahmadlyah menjadi gusar dan membantah pernyataan Amsarudin secara sepihak itu. Ahmadlyah selaku PNS dan saat ini masih menjabat sebagai Pj. Bupati Simeulue tentunya tidak diperbolehkan menjadi pengurus partai politik. Ahmadlyah dalam keterangannya hingga saat ini belum masuk ke partai manapun termasuk Partai Gerindra itu.

Pernyataan Ketua DPC Partai Gerindra Kontradiktif Dengan Pernyataan Pj. Bupati Simeulue. Ada Apa??

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ahmadlyah, mengakui dirinya bakal maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Simeulue 2024 mendatang namun dirinya belum memastikan masuk ke partai manapun berhubung ia masih menjabat Pj. Bupati Simeulue hingga saat ini.

 

“Perlu saya tegaskan bahwa Itu informasi tidak benar, sampai saat ini saya belum masuk ke partai manapun termasuk Partai Gerindra yang digadang-gadangkan saya menjadi kader partai tersebut bahkan jadi penasehat dan kartu saya telah diterbitkan selaku pengurus partai. Sekali lagi saya sampaikan itu tidak benar,”ucap Ahmadlyah secara tegas.

 

Anehnya,,, setelah Ahmadlyah membantah keras penyataan Ketua DPC Partai Gerindra tersebut, Amsarudin segera mengubah pernyataannya yang telah viral itu. Amsarudin yang kebablasan itu meminta pernyataannya direvisi bahwa pada saat ini masih tahap pengusulan nama Ahmadlyah ke DPP Partai Gerindra sebagai anggota/pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Simeulue.

 

“Saya meminta pernyataan saya sebelumnya direvisi menjadi tahapan usulan anggota/pengurus baru DPC Partai Gerindra Kabupaten Simeulue ke DPP Partai Gerindra,”ujar Amsarudin. Jum’at (29/6/2024).

 

Menurut Amsarudin, permintaan perubahan atau klarifikasi ini agar polemik ini tidak menjadi konsumsi publik dan dimanfaatkan oleh orang-orang yang berkepentingan mengingat saat ini tengah berada di tahun-tahun politik.

 

“Ini kan tahun tahun politik sehingga sangat sensitif, maka kita ubah saja pernyataan saya sebelumnya,”kata Amsarudin.

 

Apa hendak dikata, apapun alasannya dan pernyataan Amsarudin saat ini yang jelas pernyataannya dalam bentuk rekaman suara tersebut telah beredar dan menjadi konsumsi publik. Amsarudin terlalu terburu-buru akhirnya kecolongan, apa mungkin Amsarudin membantah ucapannya sendiri??

 

Sungguh sangat disayangkan pernyataan Amsarudin sebelumnya, secara tidak langsung telah mengganggu stabilitas Pemerintahan Kabupaten Simeulue berhubung Ahmadlyah masih menjabat Pj Bupati Simeulue.

 

Saat ini profesionalisme Ahmadlyah sebagai seorang PNS yang masih aktif belum pensiun dipertanyakan publik demikian pula konsistensi Amsarudin seorang Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Simeulue yang dinilai plin-plan dalam perkataannya.

Berita Terkait

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
LANA Libatkan Kejaksaan Awasi MBG di Aceh Barat, Dorong Transparansi Penggunaan Anggaran Negara
SMKN 2 Kutacane Cetak Generasi untuk dunia usaha
Gerak Ceria, Pikiran Bahagia: Mahasiswa Psikologi IAIN Langsa Pulihkan Semangat Lansia Pascabanjir
Ribuan Warga Tumpah Ruah, Ayah Wa dan Tarmizi Payang Lepas Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H
Tragedi Tambang Emas Aceh Jaya, LANA Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:47 WIB

Bukan Sekadar Modal, LANA Minta Investasi Beri Manfaat Nyata

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:04 WIB

Ada Apa di Balik Program MBG Aceh Barat? LANA Desak Kejari Aceh Barat Usut Program MBG, Dugaan Mark Up dan Kelebihan Bayar Jadi Sorotan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:29 WIB

LANA-Ibadah Bukan Kewajiban Birokrasi

Senin, 18 Mei 2026 - 15:46 WIB

LANA Apresiasi Mualem Cabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:50 WIB

LANA Desak Kejari Aceh Barat Bongkar Mafia Tambang Ilegal dan Usut Penjualan Emas Hasil Kejahatan Lingkungan

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:03 WIB

LANA Desak DPRA Gunakan Hak Interpelasi terhadap Gubernur Aceh, Soroti Polemik JKA dan Pergub Kontroversial

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:10 WIB

LANA Soroti Kinerja Penanganan Banjir, Desak Evaluasi Kepemimpinan Bupati Aceh Barat

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:53 WIB

LANA Kritik Bupati Aceh Barat, Nilai Penanganan Banjir Minim Inisiatif

Berita Terbaru