TLii >>> PIDIE JAYA – Kepanikan melanda SPBU PT. Hurrem Perta Energy No. 14.241.114 di Jalan Iskandar Muda, Gampong Meunasah Jurong, Kecamatan Meurah Dua, Senin (13/10/2025) pagi.
Sekitar pukul 09.15 WIB, suara teriakan warga pecah di antara deru mesin kendaraan. Satu unit mobil Toyota Vios mendadak diselimuti api saat sedang mengisi bahan bakar!
Asap hitam mengepul dari kap depan mobil berpelat BK 1457 LAB, milik Muhammad Rizal (35), petugas keamanan RSUD Pidie Jaya asal Gampong Dayah Tuha, Kecamatan Meureudu. Ia bersama rekannya Muhammad Tantawi (25), seorang wiraswasta, hanya bisa terpaku beberapa detik sebelum api menyambar lebih besar.
“Awalnya keluar asap, tiba-tiba langsung menyala besar! Kami langsung teriak dan bantu dorong mobilnya menjauh!” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi.
Kepanikan semakin menjadi. Petugas SPBU dan warga sekitar berusaha sekuat tenaga menjauhkan mobil dari pompa pengisian agar api tak menyambar tangki BBM. Suasana mencekam—dentuman kecil terdengar dari ruang mesin disertai kobaran api yang menjilat langit.
Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas berjibaku melawan api dengan semprotan air bertekanan tinggi. Setelah hampir 20 menit, api akhirnya berhasil dijinakkan. Namun, seluruh bodi mobil sudah hangus nyaris tak berbentuk.
Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya, Iptu Fauzi Atmaja, S.H., membenarkan kejadian tersebut.
“Dari hasil olah TKP, diduga penyebab kebakaran karena mesin mobil tidak dimatikan saat pengisian BBM, ditambah korsleting pada sistem kelistrikan di bagian mesin,” jelasnya.
Akibat insiden ini, dua orang korban mengalami luka bakar di tangan kanan dan kiri. Mereka langsung dilarikan ke UGD RSUD Pidie Jaya untuk mendapatkan perawatan intensif.
Beruntung, api tak sempat menjalar ke area tangki SPBU berkat kesigapan warga dan petugas damkar. Meski begitu, kerugian material akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp100 juta.
Kini, bangkai mobil yang hangus masih menjadi tontonan warga. Bau bensin bercampur jelaga masih tercium kuat di udara—meninggalkan jejak mencekam dari tragedi maut yang nyaris menelan korban jiwa di SPBU Meurah Dua. (JN)
































